Categories
Dunia Ponsel

Xiaomi Mi 11 Usung Lensa Ultrawide Baru

Bocoran Xiaomi Mi 11 kembali terungkap. Kali ini, giliran salah satu lensa kamera milik penerus Xiaomi Mi 10 tersebut.

Dalam sebuah bocoran terungkap kamera utama Mi 11 akan ditingkatkan. Hal ini karena adanya sensor kamera ultra-lebar (Ultrawide) yang baru.

Dengan lensa itu, perbaikan dalam stabilisasi gambar optik diharapkan juga akan tersedia. Selain itu, perangkat kemungkinan besar membawa kamera 108 megapiksel sebagai lensa utama.

Sayangnya, belum banyak detil terungkap mengenai kamera lainnya. Namun, Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa mereka berencana untuk meluncurkan flagships baru yang bertenaga Snapdragon 875. Perangkat yang diduga sebagai Mi 11 tersebut akan menjadi yang pertama dari China dengan platform baru milik Qualcomm.

Di antara peningkatan tersebut juga ada peningkatan daya pengisian cepat, baterai 4900 mAh, layar dengan siklus hertz yang meningkat dan, kemungkinan, resolusinya adalah QuadHD Plus.

Lebih lanjut dikatakan, Mi 11 siap melenggang di pasar pada awal 2021, sebagai perangkat pertama dengan Snapdragon 875. Meski begitu, belum dapat dipastikan kapan Xiaomi merilis penerus Mi 10 tersebut. Kita tunggu saja.

Categories
Dunia Ponsel

Xiaomi Siapkan Fast Charging 200W Plus

Xiaomi Mi 10 Ultra telah meluncur belum lama ini, seri tersebut usung beragam fitur andalan salah satunya teknologi Fast Charging berdaya 120W.
Fitur itu jadi salah satu daya tarik, lantaran Mi 10 Ultra memakai Mi Turbo Charge generasi terbaru, yang mendukung pengisian daya berkabel 120W, pengisian nirkabel 50W, dan pengisian nirkabel terbalik 10W.

Diketahui, Xiaomi Mi 10 Ultra menjadi ponsel pertama di dunia dengan fast charging 120W yang mengisi penuh baterai 4,500mAh dalam waktu kurang dari setengah jam.
Tidak berhenti sampai di situ, perusahaan Xiaomi dikabarkan sedang mengembangkan teknologi fast charging 200w+ (plus).

Dengan kemampuan ultra-fast charging ini, ponsel Xiaomi dengan kapasitas baterai 4,500mAh mampu diisi dayanya dari kondisi 0 hingga 100 persen hanya dalam waktu 15 menit atau kurang.

Sebagai gambaran Xiaomi Mi 10 Ultra dengan Fast Charging berdaya 120W, menawarkan tiga opsi pengisi daya cepat. Perangkat ini mendukung tiga mode pengisian daya, yaitu pengisian pompa ganda, pengisian langsung, dan pengisian normal.

Teknologi itu menghubungkan dua pompa pengisian efisiensi konversi sangat tinggi 98,5 persen yang dapat mengurangi jumlah daya yang hilang selama proses konversi dan meningkatkan efisiensi pengisian sekaligus mencegah panas berlebih dan memperpanjang waktu pengisian daya tinggi. Sementara dari segi adaptornya, yang punya daya standar 120W, dapat mengisi daya hingga 41 persen hanya dalam 5 menit, dan mencapai 100 persen hanya dalam 23 menit.

Categories
Dunia Ponsel

Redmi 9 Jadi Primadona Penjualan Xiaomi

Lembaga riset Canalys pekan lalu merilis laporan penjualan smartphone di pasar global. Pada Q3 2020, pengiriman smartphone di seluruh dunia mencapai 348 juta unit, dengan penurunan 1% YoY. Namun naik 22% dari kuartal sebelumnya. Pandemi corona memang belum usai, namun pasar mulai terlihat pulih, dengan segmen low end sebagai motor utama penggerak pasar.

Sesuai laporan Canalys, Samsung kembali memimpin pasar ponsel global, naik tipis sebanyak 2% menjadi 80,2 juta unit. Sementara Huawei yang pada kuartal sebelumnya berada di puncak, merosot ke posisi kedua dengan penurunan 23% menjadi 51,7 juta unit.

Sementara Vivo menyelesaikan lima besar dengan pengiriman 31,8 juta unit. Oppo berada di urutan keenam, dengan 31,1 juta unit. Kejutan dilakukan Realme. Merek yang sebelumnya merupakan bagian dari Oppo, mampu menyodok posisi ketujuh dengan penjualan 15,1 juta unit. Ini adalah pencapaian yang signifikan bagi Realme, mengingat vendor belum lama berkiprah di industri selular.

Lenovo tergeser ke posisi delapan karena hanya menjual 10,2 juta unit. Brand yang juga identik dengan merek note book itu, berusaha mengejar pesanan yang tertunda karena gangguan di pabriknya di Wuhan. Di posisi ke sembilan dihuni Transsion yang mengirimkan 8,4 juta unit saat pemulihan dimulai di pasar utamanya di Afrika.

Menurut Analis Canalys Mo Jia, agresifitas Xiaomi membuat kinerja para pesaing utama, seperti Huawei anjlok drastis.

“Ada simetri di Q3, karena Xiaomi menambahkan 14,5 juta unit dan Huawei kehilangan 15,1 juta. Di Eropa, medan pertempuran utama, pengiriman Huawei turun 25%, sementara Xiaomi tumbuh 88%”, ujar Mo Jia.

Xiaomi mengambil risiko menetapkan target produksi tinggi, tetapi langkah ini terbayar ketika mampu mengisi saluran di Q3 2020 dengan perangkat volume tinggi, seperti seri Redmi 9. Vendor berinvestasi untuk menghadirkan keahlian lokal guna mendapatkan kepercayaan dari distributor dan operator.

“Namun Xiaomi menghadapi persaingan dari Oppo dan Vivo, yang telah berkembang untuk mencakup berbagai rentang harga di Asia Tenggara, dan sekarang juga masuk ke Eropa, di mana mereka memposisikan sebagai lebih banyak pilihan premium untuk operator, dan risiko menjebak Xiaomi di segmen bawah”, tukas Jia.

Meski menghadapi persaingan ketat di segmen menengah bawah, tak dapat dipungkiri hingga kini, Xiaomi adalah brand smartphone yang memiliki persepsi kuat sebagai merek ponsel dengan spesifikasi bagus namun harga yang terjangkau.

Terbukti portofolio perangkat kelas bawah Xiaomi, terutama seri Redmi 9 memang berkinerja baik di pasar-pasar utama, seperti India dan China. Sehingga mampu mengatrol posisi Xiaomi sebagai vendor smartphone terbesar ketiga untuk pertama kali, mengalahkan Apple.

Sekedar diketahui Redmi 9 merupakan smartphone yang menyasar segmen entry level. Di Indonesia sendiri, Redmi 9 sudah diperkenalkan pada 14 Juli 2020. Meskipun dibandrol dengan harga terjangkau, Redmi 9 menawarkan peningkatan fitur dan spesifikasi dari varian sebelumnya, Redmi 8.

Melalui Redmi 9, seri Redmi kini ditopang dengan konfigurasi empat kamera belakang. Konfigurasi ini terdiri dari lensa wide-angle 13MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa makro 5MP dan depth sensor 2MP. Mulai dari jepretan instan, foto grup dengan wide-angle, close-up dengan detail luar biasa, foto portrait yang indah, sampai kaleidoskop dan palm shutter hadir di Redmi 9. Sementara pada kamera depan, Redmi 9 memiliki 8MP kamera selfie yang sekaligus dapat digunakan untuk face unlock.

Pengguna juga dapat menonton video dan bermain game dengan lebih optimal, nyaman, dan detail dengan layar Dot Drop berukuran 6,53 dan resolusi FHD+ (2340x1080p). Layar ini juga dilengkapi dengan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan perlindungan Corning Gorilla Glass di bagian depan.

Di sisi kinerja, Redmi 9 membawa System on Chip (SoC) MediaTek Helio G80, memberikan performa yang jauh lebih baik hingga 107% dibandingkan Redmi 8. SoC ini didukung dengan baterai berkapasitas besar 5020mAh (typ) dan fast charging 18W, membuat Redmi 9 memiliki kinerja dan daya tahan baterai yang mumpuni untuk mendukung pengguna saat bekerja, menonton video, berselancar di media sosial ataupun bermain game sehari-hari.

Categories
Dunia Ponsel

Teknologi RAMDISK Milik Xiaomi Beri Pengalaman Gaming Lebih Baik

Pengalaman gaming sebuah smartphone biasanya sangat bergantung pada prosesor inti yang dibawa. Namun, kapasitas memori juga menjadi salah satu faktor yang tak kalah penting. Selain berfungsi sebagai penyimpanan, RAM juga berpengaruh pada kecepatan load gaming itu sendiri.

Tak ayal, pengguna dengan smartphone yang membawa RAM minim sering kali mengalami masalah di tengah permainan. Untuk mengatasi masalah RAM tersebut, Xiaomi telah menghadirkan sebuah teknologi bernama RAMDISK.

Baca juga:  Xiaomi Mi Watch Lite Siap Hadir dengan Harga Terjangkau

Dengan menggunakan RAM sebagai penyimpanan disk, pengguna diklaim akan mendapatkan kinerja yang jauh lebih cepat di aplikasi atau game favoritnya. Namun, karena teknologinya baru, RAMDISK masih tersedia dalam mode uji coba. Jika Kalian memiliki Mi 10 Ultra, Kalian dapat menggunakan teknologi ini, berkat RAM LPDDR5 16GB-nya.

Jika Kalian memiliki Mi 10 Ultra, hanya perlu menuju Game Center untuk menginstal RAMDISK. Saat ini, fitur baru itu masih terbatas. Hanya ada 10 game populer terrmasuk QQ Speed, Glory of the King, dan Peace Elite yang sudah mendukung teknologi baru ini, seperti dikutip dari Gizmochina, Rabu (7/10).

Sebagai tambahan, game yang sangat populer Peace Elite hanya membutuhkan waktu 10 detik untuk terinstall di perangkat, berkat hadirnya teknologi RAMDISK yang diklaim mampu mempercepat hingga 100 persen dari biasanya.

Categories
Dunia Ponsel

Bocoran Kamera Poco C3 Jelang Peluncurannya

Jelang peluncurannya pada 6 Oktober nanti, perusahaan baru saja mengunggah sebuah teaser bocoran kamera Poco C3.

Menurut video teaser tersebut, Poco C3 akan menampung modul tiga kamera di bagian belakang yang ditempatkan di dalam modul berbentuk squircle. Selain ketiga sensor tersebut, ada lampu kilat LED di dalam modul juga.

Mengenai lensa, terlihat sensor utama 13MP bersama dengan makro dan unit sensor kedalaman. Poco menggoda smartphone dengan hashtag #TheGameChanger. Tepat di bawah modul, Anda dapat melihat branding Poco. Gambar teaser juga mengungkapkan desain dua warna yang akan ditanggung perangkat tersebut.

Lebih lanjut, teaser tersebut tidak membicarakan hal lain selain dari spesifikasi kamera belakang. Sementara, melansir dari Gizmochina (4/10), Poco C3 disebut-sebut sebagai rebranding dari Redmi 9C. Redmi 9C sendiri hadir dengan layar HD+ seluas 6,53 inci dan chipset Helio G35 di bawahnya.

Baca juga:  Poco X3 NFC Resmi Besut Snapdragon 732G

Ponsel pintar itu juga dilengkapi dengan pengaturan tiga kamera yang menampilkan sensor utama 13MP, makro 2MP, dan unit sensor kedalaman 2MP. Untuk selfie dan video call, perangkat ini membawa kamera depan 5MP. Ponsel ini mendapatkan tenaganya dari kapasitas baterai 5.000 mAh yang besar.

Poco C3 sendiri baru akan dirilis di India pada 6 Oktober mendatang. Belum diketahui apakah ponsel dengan julukan ‘Game Changer’ itu akan mendarat di Indonesia.

Categories
Dunia Ponsel

Redmi 9A Meluncur Dengan RAM 6GB

Xiaomi Redmi 9A yang telah diluncurkan hadir dengan RAM hingga 3 GB dan ruang penyimpanan seluas 32 GB. Dan kini Xiaomi menambah memorinya, Redmi 9A mendapatkan versi RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB. Dan di China dijual seharga Rp2,1 juta. Seperti ditulis Myfix Guide.

Seperti sudah diketahui,  Chipset ponsel ini adalah Helio G25, tetapi spesifikasi yang sangat menarik adalah baterai 5.000 mAh, yang diisi daya 10W melalui port micro USB.

Baca Juga : Harga Xiaomi Redmi 9A Yang Resmi Dirilis

Di Indonesia sendiri, Redmi 9A telah diluncurkan pada Agustus lalu, dalam acara yang digelar secara online Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia mengatakan Redmi 9A menjadi ponsel entry-level yang dapat mendukung segala kebutuhan karena didukung oleh chipset Helio G25.

Redmi 9A hadir denga tiga varian warna yang tersedia yakni Granite Gray, Peacook Green, dan Sky Blue. Untuk harga, di Indonesia, Xiaomi Redmi 9A (2GB/32GB) dibanderol dengan harga Rp1.249.000, sementara untuk (3GB + 32GB) dibandrol dengan harga Rp1.349.000.

Categories
Dunia Ponsel

Xiaomi Mi Watch Lite Siap Hadir dengan Harga Terjangkau

Belum lama ini, Xiaomi akhirnya memutuskan untuk merilis jam tangan pintar dengan mereknya sendiri. Sekarang perusahaan berencana untuk memperluas jangkauan gadget tersebut dengan harga berbeda.

Menurut laporan, Xiaomi sedang mempersiapkan versi Mi Watch yang terjangkau yang disebut Mi Watch Lite. Informasi ini didapat dari lembar sertifikasi yang beredar.

Namun, sumber Cina mengklaim bahwa, pada kenyataannya, Redmi Watch dan Xiaomi Mi Watch Lite mungkin model yang sama. Perusahaan bermaksud menyulap penamaan berdasarkan wilayah penjualan.

Penyederhanaan apa yang akan dibawa versi Lite tidak diketahui. Meski begitu, sejumlah spekulasi menyebut bahwa mereka akan mempertahankan banyak fitur karakteristik dari model yang lebih besar, tetapi tidak akan menerima sejumlah fungsi tertentu. Juga dikatakan akan memasang prosesor yang lebih lemah, seperti dikutip dari Gizchina, Jumat (25/9).

Jam tangan pintar baru ini diharapkan akan berjalan pada firmware milik MIUI yang khusus untuk jam tangan pintar berbasis Android. Bicara soal tanggal peluncuran, Xiaomi masih belum memberikan tanda apapun. Kita tunggu saja.

Categories
Dunia Ponsel

Super Brand Day Shopee, Xiaomi Diskon 30%

Shopee bersama dengan Xiaomi menghadirkan Super Brand Day Xiaomi pada tanggal 25 September 2020 sebagai bagian dari 10.10 Brands Festival yang merupakan kampanye belanja online terbesar di kawasan untuk berbagai mitra brand.

Pengguna Shopee akan dapat menemukan banyak penawaran menarik untuk produk gadget favorit, khususnya dari Xiaomi. Kerjasama ini merupakan salah satu upaya Xiaomi bersama Shopee dalam memberikan akses berbelanja online terhadap rangkaian produk elektronik terfavorit pengguna, khususnya di situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Stephanie Sicilia, Head of PR Xiaomi Indonesia mengatakan, Xiaomi memiliki misi untuk menciptakan produk-produk dengan harga sebenarnya agar semua orang di dunia dapat memperbaiki kualitas hidup yang lebih baik melalui teknologi.

“Kami ingin masyarakat tetap bisa produktif, bugar, dan bahagia selama masa pandemi ini. Melalui jalinan kemitraan ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan kepada para konsumen dalam berbelanja online produk original Xiaomi dan bergaransi resmi Xiaomi Indonesia melalui Xiaomi Official Shop kami di Shopee.”

Melalui Super Brand Day Xiaomi di kampanye 10.10 Brands Festival yang berlangsung pada tanggal 25 September 2020, pengguna dapat menemukan berbagai penawaran menarik untuk produk original Xiaomi, sebagai berikut:

  • Deals of The Day: Pengguna bisa mendapatkan penawaran menarik untuk produk Xiaomi In-Ear Headphones, Xiaomi Redmi 9, dan Redmi Note 9 Pro.
  • Free Gift: Untuk pembelian Redmi 9 dan Redmi Note 9 Pro, pengguna akan mendapatkan gratis In-Ear Headphones Xiaomi.
  • Kombo Hemat: Beli smartphone dapat aksesoris dengan diskon hingga 30%
  • Koleksi Pilihan: Ada penawaran menarik untuk Redmi Series dengan diskon hingga 300 ribu, Gadget diskon hingga Rp 1 Juta dan juga Mi Ecosystem dengan diskon hingga 30%.
  • Shopee Potong: Dengan memainkan Shopee Games Shopee Potong, pengguna juga berkesempatan memenangkan produk Xiaomi Mi Wireless Powerbank.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, Shopee dapat memberikan akses ke kebutuhan gadget untuk mendukung aktivitasnya dengan ruang gerak online yang luas secara efektif dan produktif agar tetap dapat aktif dan tidak mati gaya di rumah,” tutup Daniel Minardi.

Categories
Dunia Ponsel

Huawei Anjlok 10%, Vendor Lain Lebih Agresif

Larangan pemerintah AS terhadap Huawei memberikan dampak yang bisa disebut fatal. Kemrosotan bisnis vendor smartphone itu dilaporkan terjadi usai diperkuatnya pembatasan yang diambil negara pimpinan Donald Trump. Firma Riset TrendForce melaporkan, pangsa pasar smartphone di China mengalami perombakan yang cukup besar. Lantaran, anjloknya Huawei, yang merupakan salah satu pemain utama di China.

Dalam laporan resminya, firma riset itu mengatakan proyeksi produksi smartphone Huawei untuk 2020 hanya akan mencapai 170 juta unit. Angka ini lebih rendah 10 persen dibandingkan dengan prediksi sebelumnya, yakni 190 juta unit. Momen ini dimanfaatkan sejumlah pesaing Huawei, mulai dari Xiaomi, Oppo dan Vivo.

“Saat ini, ketiga merek besar tersebut secara bertahap meningkatkan target produksinya, sembari secara agresif menimbun komponen untuk merebut lebih banyak pangsa pasar.” bunyi keterangan resmi TrendForce, Selasa (22/9).

Diantara ketiganya, Xiaomi dilaporkan paling agresif dalam penggandaan komponen. Selanjutnya, diikuti oleh Oppo. Meski berusaha mengambil alih, Firma riset mengatakan tingkat pemanfaatan fasilitas yang masih terbatas dengan kemungkinan adanya kekurangan material seperti prosesor dan modul, bisa menghambat usaha mereka.

Dengan kata lain, akan sulit untuk mengambil alih jika sedikit peluang untuk meningkatkan volume produksi dalam jangka pendek. Sehingga, diperkirakan Huawei akan tetap memegang pangsa pasar senilai 14 persen pada 2020 ini. Sedangkan, pesaingnya mengalami kenaikan yang masih wajar, dimulai dari Xiaomi sebesar 12 persen, Oppo 11 persen dan Vivo 9 persen.

Pasar Global Naik 9% YoY di 2021

Adanya keterbatasan Huawei untuk bergerak justru diprediksi akan berdampak pada meningkatnya produksi smartphone global. Kondisi ini bahkan bisa mendorong kenaikan sebesar 9 persen YoY pada 2021.

Adapun penyebabnya karena tiga vendor smartphone pesaing seperti Xiaomi, Oppo dan Vivo akan diminta untuk meningkatkan volume produksi, agar dapat mengisi kekurangan kapasitas dari Huawei.

“Tahun 2021, Xiaomi, Oppo, dan Vivo akan diminta untuk meningkatkan target produksi mereka dan dengan demikian mendapatkan lebih banyak sumber daya dari rantai pasokan ponsel cerdas karena kehilangan pangsa pasar Huawei yang akan datang,” bunyi laporan riset.

Meski begitu, secara keseluruhan dikatakan pangsa pasar smartphone tidak akan meningkat secara jelas, tetapi tetap ada persaingan diantara berbagai merek yang bahkan semakin memanas.

Categories
Dunia Ponsel

Bocoran ! Xiaomi Akan Punya Perangkat Baru

Sebuah laporan baru muncul beberapa bulan lalu, menyatakan bahwa Xiaomi sedang mempersiapkan dua perangkat baru yang membawa kamera ini ke publik. Kali ini, rumor tersebut kembali beredar.

Menurut unggahan di situs jejaring sosial media, Weibo, mengungkapkan nama kode dari kedua handset. Dalam unggahan tersebut juga tertera nomor model pengiriman beserta dengan kamera 108MP yang diembannya.

Baca juga: Selama PSBB, Pusat Servis Xiaomi Tetap Buka

varian Pro digadang-gadang akan menjadi smartphone low budget dengan kamera 108MP. Melansir dari GSMARENA, diperkirakan smartphone ini menjadi perangkat baru dijajaran Redmi Series. Sayangnya, tidak banyak yang diketahui tentang handset ini sekarang.

Namun, leakster menyatakan bahwa waktu peluncuran perangkat sudah dekat. Seperti yang diketahui, bahwa perusahaan bersiap untuk mengungkapkan seri Redmi Note 10 baru dalam beberapa bulan mendatang.

Meski begitu, sensor 108MP diharapkan tak hanya sekedar pamer besadan piksel. Tetapi juga membuktikan kualitas gambar yang dihasilkan, dengan didukung sejumlah fitur fotografi yang baik.