Categories
Dunia Ponsel

Samsung Galaxy S20 FE Resmi Dirilis

Samsung mengumumkan Galaxy S20 Fan Edition (FE), anggota terbaru dari rangkaian S20. Smartphone flagship premium ini tersedia pada harga yang terjangkau dimulai dari Rp9.999.000.

Berbeda dengan versi global yang mengusung 5G, Galaxy S20 FE versi LTE dijadwalkan mendarat di Indonesia pada bulan Oktober 2020, melalui Samsung.com, toko ritel, serta online ritel.

Melalui perangkat terbaru, perusahaan menghadirkan pengalaman smartphone flagship kepada lebih banyak konsumen. Samsung mengambil fitur-fitur pada Galaxy S20 series, seperti Super Smooth scrolling display, kamera yang dilengkapi teknologi AI, chipset yang canggih, konektivitas super-cepat, baterai yang tahan lama, expendable storage, yang dilengkapi dengan desain premium yang telah disesuaikan.

“Kami secara konsisten berkomunikasi dengan para fans serta menerima masukan, kami juga mendengarkan apa yang mereka paling cintai dari seri Galaxy S20 kami, fitur apa yang paling sering mereka gunakan, dan hal-hal apa yang ingin mereka temukan pada smartphone baru,” kata Dr. TM Roh, President and Head of Mobile Communications Business for Samsung Electronics.

“Galaxy S20 FE merupakan ekstensi dari keluarga Galaxy S20, dirancang secara khusus untuk membawa inovasi bermakna kepada lebih banyak orang serta memberikan mereka kesempatan untuk melakukan hal-hal yang mereka cintai dengan Galaxy terbaik mereka,” imbuhnya.

Galaxy S20 FE memiliki kamera selfie pro-grade dan kamera pro-grade beresolusi 32MP. Dengan sensor gambar yang besar termasuk teknologi tetra-binning dan multi-frame processing, pengguna bisa mengambil gambar yang lebih kaya, bahkan dalam keadaan minim cahaya, sehingga pengguna bisa dengan mudah snap and go, ketika sedang berada pada restoran yang remang-remang atau melihat bintang di angkasa.

Ditambah lagi, integrasi AI akan mendeteksi dan menghilangkan motion blur serta memberikan saran untuk pengambilan gambar terbaik, sehingga pengguna bisa berfokus ke momen terbaik pada kondisi apapun.

Berkat 30x Space Zoom, pengguna akan mudah untuk mengambil gambar yang keren walaupun dari jarak jauh. Mengedit dan membagikan foto serta video juga penting bagi para penggemar, sehingga Galaxy S20 FE memberikan kemudahan untuk menghasilkan serta memilih foto-foto dan video-video yang keren secara real-time layaknya seorang profesional.

Galaxy S20 FE datang dengan pilihan enam warna yang vibrant sesuai dengan beragam gaya hidup, tampilan dan kepribadian dengan elemen desain yang khas yang terinspirasi dari desain keluarga Galaxy S20 yang ergonomis, mengkilap dan ramping. Warna-warna tersebut meliputi Cloud Red, Cloud Orange, Cloud Lavender, Cloud Mint, Cloud Navy dan Cloud White. Galaxy S20 FE juga menggunakan efek textured haze yang premium yang dapat meminimalisir noda dan bekas sidik jari.

Berkat layar 6.5 inci Infinity-O Super Amoled yang dikombinasikan dengan Super Smooth 120Hz refresh rate, Galaxy S20 FE adalah perangkat yang tepat untuk merekam, mencari, serta menonton kanal favorit di Youtube. Pengguna juga bisa menghubungkan perangkat Galaxy Watch Active2 untuk mengatur program kebugaran atau Buds Live untuk menyalakan playlist favorit sebelum berlari.

Samsung melengkapi ponsel dengan baterai berkapasitas 4.500mAH dengan Super Fast Charging dan Wireless PowerShare. Galaxy S20 FE juga memiliki ketahanan terhadap debu dan air yang berdasarkan kepada rating standar internasional IP68.

Teknologi akan selalu berkembang, sehingga pengguna Galaxy akan senantiasa mendapatkan pembaruan operating system (OS) Android hingga 3 generasi, untuk memastikan Galaxy S20FE memiliki tingkat keamanan terbaru serta layanan-layanan baru dari Samsung.

Categories
Dunia Ponsel

10 Juta Unit Galaxy S20 FE Disiapkan Samsung Hingga Akhir Tahun

Samsung bertaruh besar pada smartphone Galaxy S20 FE baru, yang akan diumumkan hari ini (23/9). Menurut laporan media Korea Selatan, perusahaan berencana memproduksi setidaknya 10 juta unit Galaxy S20 FE tahun ini.

Dikatakan, Samsung bersiap untuk mengambil posisi terdepan di pasar pada tahun 2020. Sebelumnya kuartal kedua, diketahui bahwa Huawei mengambil alih posisi Samsung menjadi merek smartphone terkemuka. Namun akibat sanksi AS, pengapalan smartphone Huawei di beberapa wilayah mulai menurun, seperti dikutip dari Gizchina, Rabu (23/9).

Baca juga:  Prediksi Harga Samsung Galaxy S20 FE

Pasalnya, harga yang dibanderol sebesar $ 700. Ini melampaui prediksi dari analis yang mengatakan 73% pengiriman ponsel global pada tahun 2020 akan datang dari model di bawah $ 400 (Rp5 juta).

Terlepas dari itu, perangkat diharapkan tiba dengan layar Super AMOLED 6,5 inci FHD+ dengan resolusi 2400×1080 piksel. Layarnya membawa kemampuan refresh rate 120Hz dengan desain berupa lubang pada layar disertai sensor pemindai sidik jari.

S20 FE ini juga diharapkan tiba dalam 2 varian, yakni 4G dan 5G. Perangkat pertama kemungkinan bertenaga Exynos 990, sedangkan khusus 5G mengusung Snapdragon 865. Uniknya, hanya ada satu varian penyimpanan, yaitu 6GB/128GB ditambah dengan slot Micro SD.

Untuk spesifikasi lainnya, Samsung diklaim membawa konfigurasi 3 kamera yang tersusun atas 12MP wide angle, 12MP Ultra-wide angle, dan 8MP lensa telephoto. Sementara, lubang di bagian depan akan menjadi rumah bagi kamera 32 Megapiksel

Categories
Dunia Ponsel

Review Samsung Galaxy Buds Live

Earbud nirkabel dengan fitur peredam bising belum banyak ditemukan di pasaran. Setelah merilis sejumlah earbud nirkabel, Samsung akhirnya menghadirkan Active Noise Cancellation atau ANC di model terbaru, Galaxy Buds Live. 

Dengan ukuran dan bentuk seperti kacang mede, TWS (True Wireless Stereo) terbaru ini sudah bisa dibeli masyarakat Indonesia dengan harga Rp2.599.000 dengan tiga varian warna, yaitu Mystic Bronze, Mystic White dan Mystic Black.

Unboxing

Kotak penjualan Buds Live datang dalam boks ritel sederhana dengan satu kabel pengisi daya USB-A ke USB-C, ujung bagian dalam buds terbuat dari silikon, dan sebuah case berisi sepasang buds itu sendiri.

Case pengisi daya berdimensi kompak, lebih kecil dari case-case earbud yang ada di pasaran. Case memiliki daya 500mAh untuk menambah energi pada Buds Live yang memiliki baterai 60mAh. Perangkat bisa diisi melalui USB-C dan nirkabel.

Kedua buds terpasang secara magnetis di dalam case, menahannya dari jatuh secara tidak sengaja. Buds Live benar-benar lebih kecil daripada earbud keluaran rival yang sudah ada di pasaran.

Desain Fresh

Samsung sepertinya benar-benar melakukan banyak riset pasar dan pengujian untuk memastikan TWS ini benar benar optimal. Dengan misi memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna, Galaxy Buds Live mencuri perhatian karena desainnya unik dan fresh.

Dibandingkan model earbud sebelumnya (Galaxy Buds dan Buds+) yang mengusung desain in-ear (masuk ke dalam lubang telinga), Galaxy Buds Live mengusung desain ‘telinga terbuka’, sehingga tidak terlalu kedap suara.

Perusahaan sepenuhnya mengubah konsep earbud miliknya sendiri dengan TWS terbaru ini. Pucuk buds menonjol ke luar, ujung dasar lain membentang ke bawah. Ketika dipasang, Galaxy Buds Live terasa (dan memang terlihat) menggantung di telinga (bukan menancap ke dalam).

Desain baru yang radikal ini tentu membutuhkan penataan ulang total komponen. Di bagian dalam, speaker 12mm dan pengencang bass berada di bagian bawah, sensor IR dan pin kembar untuk pengisian daya. Di bagian luar, ada tiga mikrofon yang digunakan Samsung.

Beberapa orang (contohnya saya) lebih menyukai desain ini terutama karena ukurannya yang lebih nyaman, dan tidak masuk terlalu dalam ke lubang telinga.

Desain in-ear pada model sebelumnya memang menawarkan isolasi kebisingan yang jauh lebih baik dan menghasilkan bass yang lebih baik. Tergantung selera dana preferensi pengguna.

Fitur

Samsung Galaxy Buds Live pada dasarnya dapat terhubung ke perangkat Bluetooth apa pun: Android, iOS, dan PC semuanya berfungsi dengan baik. Untuk pengalaman lebih maksimal, Anda bisa mengunduh aplikasi Samsung Galaxy Buds di Play Store maupun App Store.

Sensor inframerah di bagian dalam Galaxy Buds Live memungkinkan mereka mendeteksi jika bud ada di telinga dan akan menjeda pemutaran jika Anda mengeluarkannya. Ini berfungsi di ponsel Android apa pun tetapi tidak berfungsi di iOS.

Aplikasi Galaxy Wearable merupakan bagian integral dari penggunaan bud. Dari situ, Anda dapat mengatur karakteristik suara dengan enam preset (Soft, Dynamic, Bass boost, Clear, Treble boost dan Normal), engaktifkan dan menonaktifkan ANC, mengeluarkan pembaruan software dan memilih apa yang dilakukan dengan mengetuk Galaxy Buds Live.

Pengaturan Ketukan

Satu ketukan pada setiap bud akan menjeda atau melanjutkan pemutaran. Ketuk dua kali akan memainkan lagu berikutnya, ketuk tiga kali untuk memutar lagu sebelumnya.

Pengguna bisa menyesuaikan apa yang dilakukan ketuk dan tahan pada setiap bud, misalnya bisa memunculkan Bixby, Spotify, menambah dan mengurangi volume atau mengaktifkan atau menonaktifkan peredam bising.

Anda dapat mengatur ulang bud dari aplikasi Samsung Galaxy Buds dan ada fitur Find My Earbuds yang akan membuatnya berdering.

Kualitas Suara

Kesan pertama menggunakan Samsung Galaxy Buds Live: nge-bass. Dengan desain ‘terbuka’ ternyata Buds Live tetap mampu menghasilkan tingkat bass maksimal dan solid. Dalam pengaturan Dinamis atau Normal, Buds Live terdengar jernih dan seimbang antara volume dan bass.

ANC

Fitur peredam bising aktif sangat bermanfaat jika Anda menggunakan earbud di tengah keramaian. Namun lagi-lagi, karena desainnya ‘terbuka’, fitur ANC terasa kurang optimal. Earbud terbuka tidak mampu mengisolasi kebisingan sekitar untuk memberikan dasar ANC yang kokoh.

ANC berhasil meredam beberapa polusi suara di dalam ruangan, tetapi tidak signifikan. Saat Anda menggunakan ANC di tengah ‘perang’ musik keras, fitur bisa terasa maksimal.

Masa pakai baterai

Galaxy Buds Live menawarkan daya tahan baterai yang luar biasa. Saya bisa mendengarkan selama 5 jam pada volume 100%, mendekati klaim 5,5 jam Samsung. Anda dapat memperpanjangnya tiga puluh menit dengan menonaktifkan Bixby Voice Wake-up dan dua jam lagi jika Anda mematikan ANC.

Setelah baterai benar-benar habis, Anda bisa mengisi ulang daya 50% di earbud dari sekitar 25 menit charging.

Saat buds masuk ke dalam case, kotak bisa mengisi daya buds dua kali (full dari 0). Mengisi ulang daya case itu sendiri memerlukan waktu sekitar 40 menit.

Kesimpulan 

Dengan harga Rp2,6 juta, Samsung Galaxy Buds Live merupakan salah satu opsi earbud TWS dengan ANC terbaik, dengan catatan, Anda menyukai desain ‘terbuka’. Jika Anda lebih menyukai desain in-ear, bisa memilih Galaxy Buds+ (Rp2.399.000), meskipun tanpa ANC, atau Galaxy Buds (Rp1.899.000).

Namun, jika Anda menyukai ear fit terbuka, Anda pasti memilih ini. Samsung Galaxy Buds Live memiliki banyak fitur, hadir dalam wadah yang tidak mencolok dengan fast charging dan pengisian nirkabel. Output suara Buds Live terdengar hebat dengan mid yang bagus dan bass yang solid dan bekerja sangat baik dengan semua ponsel Android.

Categories
Dunia Ponsel

Prediksi Harga Samsung Galaxy S20 FE

Usai tanggal peluncuran yang diduga sebagai debutnya Samsung Galaxy S20 FE beredar, kali ini giliran harga dari perangkat tersebut.

Menurut salah satu situs di internet, Samsung Galaxy S20 FE muncul dengan harga yang dibanderol 700 Euro. Jika dihitung sesuai dengan kurs Rupiah saat ini, menjadi Rp12,4 juta.

Prediksi harga itu tak seperti rumor sebelumnya yang menyebut hanya berada dikisaran angka Rp10 jutaan. Selain itu, Galaxy S20 FE disebut-sebut juga lebih ramah kantong dibanding jajaran S20 Series.

Untuk perbandingan, Galaxy S20 pada saat awal tiba di Indonesia mematok harga Rp12,9 juta dan Samsung Galaxy S20+ ditawarkan mulai harga Rp14.499.000. Sedangkan, Samsung Galaxy S20 Ultra sebagai varian tertinggi dijajakan seharga Rp18.499.000.

Baca juga:  Tanggal Rillis Samsung Galaxy S20 FE di Indonesia

Sejauh ini, belum dapat dipastikan harga yang akan diemban Samsung pada perangkat S20 FE. Terlepas dari itu, perangkat diharapkan tiba dengan layar Super AMOLED 6,5 inci FHD+ dengan resolusi 2400×1080 piksel. Layarnya membawa kemampuan refresh rate 120Hz dengan desain berupa lubang pada layar disertai sensor pemindai sidik jari.

S20 FE ini juga diharapkan tiba dalam 2 varian, yakni 4G dan 5G. Perangkat pertama kemungkinan bertenaga Exynos 990, sedangkan khusus 5G mengusung Snapdragon 865. Uniknya, hanya ada satu varian penyimpanan, yaitu 6GB/128GB ditambah dengan slot Micro SD.

Untuk departemen kamera, Samsung diklaim membawa konfigurasi 3 kamera yang tersusun atas 12MP wide angle, 12MP Ultra-wide angle, dan 8MP lensa telephoto. Sementara, lubang di bagian depan akan menjadi rumah bagi kamera 32 Megapiksel.

Categories
Dunia Ponsel

Samsung Produksi Chipset Snapdragon 875

Qualcomm sedang bersiap untuk memperkenalkan chipset andalan berikutnya yaitu Snapdragon 875 pada bulan Desember 2020 mendatang, dengan menggandeng Samsung Semiconductor (SSI), anak perusahaan dari Samsung Electronics.

Menurut laporan, pihak Samsung berhasil menawarkan kesepakatan yang lebih baik dari pada Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), dan menyatakan siap memperoduksi seluruh batch chipset untuk ponsel andalan tahun depan.

Lalu langkah yang diambil oleh Qualcomm juga dinilai tepat, pasalnya TSMC saat ini sudah menangani produksi chipset milik kompetitor Qualcomm, seperti Apple dan Huawei.

Sebenarnya, Qualcomm dikabarkan juga sudah ingin melakukan transisi tersebut. Tapi, menurut kabar dari Wccftech, kala itu Samsung sedang menghadapi kesulitan untuk melakukan produksi chipset secara masal.

Terlebih banyak pemilik perusahaan telah menyatakan setia menggunakan sekaligus menanti chipset andalan Snapdragon. Diantaranya adalah Oppo dan Xiaomi, dan jika target produksi masal chip Snapdragon 875, besar kemungkinan Anda dapat melihat flagship Xiaomi berikutnya tiba dengan Snapdragon 875 pada awal Maret 2020 mendatang.

Categories
Dunia Ponsel

Tanggal Rillis Samsung Galaxy S20 FE di Indonesia

Samsung pekan lalu mengumumkan bakal menghadirkan anggota baru dari keluarga Galaxy S20 di Indonesia. Dugaan kuat menyasar pada perangkat Samsung Galaxy S20 FE. Kali ini, giliran tanggal peluncuran yang terungkap.

Melalui website resmi Samsung Indonesia, tertera acara ‘Galaxy Unpacked for Every Fan’ yang akan digelar pada 23 September mendatang pukul 21.00 WIB. Dalam laman resminya itu, Samsung juga menyediakan form registrasi untuk menyaksikan acara peluncuran tersebut.

Seperti biasanya, tak ada detil apapun mengenai perangkat yang bakal dirilis. Namun, sejumlah prediksi menyasar pada Galaxy S20 Fan Edition (FE), mengingat undangan acara juga menekankan hal yang sama, yakni tentang Fans.

Melansir dari Gizmochina, Senin (14/9), Samsung Galaxy S20 FE akan menjadi model yang ramah kantong. Bahkan, perangkat ini juga disetarakan dengan versi Lite. Dilaporkan perangkat hadir dengan layar Super AMOLED 6,5 inci FHD+ dengan resolusi 2400×1080 piksel. Layarnya membawa kemampuan refresh rate 120Hz dengan desain berupa lubang pada layar disertai sensor pemindai sidik jari.

Baca juga:  Samsung Galaxy Z Fold2 Sudah Mulai PO di Indonesia

S20 FE ini juga diharapkan tiba dalam 2 varian, yakni 4G dan 5G. Perangkat pertama kemungkinan bertenaga Exynos 990, sedangkan khusus 5G mengusung Snapdragon 865. Uniknya, hanya ada satu varian penyimpanan, yaitu 6GB/128GB ditambah dengan slot Micro SD.

Untuk departemen kamera, Samsung diklaim membawa konfigurasi 3 kamera yang tersusun atas 12MP wide angle, 12MP Ultra-wide angle, dan 8MP lensa telephoto. Sementara, lubang di bagian depan akan menjadi rumah bagi kamera 32 Megapiksel.

Smartphone ini diperkirakan akan dibanderol seharga 800.000 won atau setara dengan Rp10 juta. Jika benar, Galaxy S20 FE akan lebih murah dari jajaran Galaxy S20 sebelumnya yang dijual Rp12,99 juta. Untuk mengetahui lebih lanjut, kita tunggu saja peluncurannya pada 23 September mendatang.

Categories
Dunia Ponsel

Samsung Galaxy Z Fold2 Sudah Mulai PO di Indonesia

Setelah resmi diperkenalkan secara global pada awal September lalu, Samsung membuka sesi pre-order untuk smartphone premium terbarunya Galaxy Z Fold2.

Dibalut dengan desain memukau serta hadir dengan inovasi yang signifikan, generasi terbaru dari perangkat lipat unggulan Samsung ini ditujukan bagi mereka yang menjadikan inovasi dan teknologi sebagai kemewahan yang membuat kehidupan mereka menjadi lebih bermakna.

Konsumen yang melakukan pemesanan selama periode pre-order di situs www.galaxylaunchpack.com langsung mendapatkan Galaxy Buds Live seharga Rp2.599.000 serta Premier Service powered by Samsung Care+ selama 1 tahun senilai Rp2.739.000.

“Menjadi pemimpin di industri teknologi tanah air, jejak inovasi yang kami hadirkan bukan hanya mampu memberikan pengalaman berteknologi terbaik bagi para pengguna, tapi juga membentuk masa depan baru melalui pengalaman terdepan menggunakan perangkat mobile. Kehadiran Galaxy Z Fold2, bukan hanya menjadi wujud dari penyempurnaan inovasi yang terus kami lakukan yang berlandaskan pada kebutuhan pengguna, tapi lebih lanjut, mampu membentuk tren dan cara berteknologi yang baru di masa depan,” ujar Denny Galant, Head of Product Marketing, IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Samsung Galaxy Z Fold2 menghadirkan pemutakhiran dari generasi sebelumnya, baik dari segi desain maupun teknologi. Keahlian dari craftmanship terbaik diwujudkan melalui desain solid nan elegan yang hadir dengan memanfaatkan material terbaik, salah satunya Ultra Thin Glass dari Samsung yang membentangi layar utama dari Galaxy Z Fold2. Selain itu, engsel tersembunyi yang kokoh memberikan keleluasaan lebih bagi penggunanya.

Cover Screen (Layar Penutup) Infinity-O 6,2-inci yang dipadukan dengan layar utama seluas 7,6-inci, memberikan kenyamanan lebih dalam menavigasi, maupun menikmati berbagai konten – Galaxy Z Fold2 menghadirkan teknologi smatphone paling inovatif saat dilipat dengan pengalaman tablet yang nyaman saat dibuka.

Bukan hanya unggul dari segi desain, generasi ketiga dari perangkat lipat premium Samsung ini juga memberikan fleksibilitas dan produktivitas lebih bagi penggunanya. Mode Flex memungkinkan pengambilan dan peninjauan gambar secara lebih fleksibel, juga hands-free. Tak kalah penting, smartphone ini disenjatai oleh fitur kamera andalan yang membantu penggunanya mengabadikan momen dalam kualitas terbaik.

Galaxy Z Fold2 merupakan perangkat tepat untuk mendukung multitasking berkat tampilan yang intuitif dan revolusioner. Multi-Active Window mendukung produktivitas dengan kemampuan membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan, dan ditampilkan secara berdampingan.

Keunggulan layar smartphone yang luas, teroptimalkan ketika menampilkan berbagai aplikasi favorit seperti Gmail, YouTube, dan Spotify. Bahkan, layar utama dapat berperan layaknya tablet ketika menggunakan berbagai aplikasi Office di Microsoft365.

Pengalaman user experience yang tidak dapat ditemukan di smartphone lain dihadirkan, berkat kolaborasi jangka panjang yang dijalin Samsung bersama Google. Samsung mengembangkan ekosistem dan inovasi UX untuk perangkat lipat andalannya.

Galaxy Z Fold2 mengombinasikan kecanggihan hardware dengan pengalaman layar besar yang memukau, serta kemitraan yang terjalin baik dengan Microsoft – menghasilkan sebuah pengalaman berteknologi baru, yang dapat memaksimalkan produktivitas dan gaya hidup dari para penggunanya.

Categories
Dunia Ponsel

Hands On Samsung Galaxy Watch 3

Usai dirilis secara global, Samsung secara resmi telah menghadirkan Galaxy Watch 3 di Indonesia.

“Jam tangan pintar ini untuk mereka yang peduli kesehatan dan gaya hidup di masa new normal, juga pecinta jam tangan,” kata Denny Galant, Head of IM Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Selasa (8/9).

Selular.ID berkesempatan untuk melakukan hands-on Galaxy Watch 3. Sebelum Anda memesan perangkat, berikut kami jabarkan spesifikasi dan fitur di dalamnya.

Hands On Samsung Galaxy Watch 3

Desain

 

Secara keseluruhan, Samsung mengadopsi tema klasik untuk Watch 3. Perangkat ini dirancang dengan menggunakan bahan premium berupa stainless steel untuk bodinya serta material yang paling premium sebagai strapnya. Hanya ada 2 tombol di sisi kanan, berupa tombol daya dan home.

Layar

Tersedia dalam dua ukuran, 41mm dan 45mm, Watch 3 membawa layar yang lebih besar dari perangkat pendahulunya, menjadi 1,4 inci, naik 0,1 inci.

Dengan ukuran bundar, layar memiliki bezel yang dapat berputar (Rotating Bezel) yang bisa menggeser layar serta menjelajah fitur di dalamnya.

Watch Face

Samsung Galaxy Watch 3

Bagian ini tak luput dari perhatian Samsung. Pengguna dapat dengan bebas mengunduh beragam watch face yang jumlahnya mencapai lebih dari 80 ribu. Ini dapat disesuaikan dengan personalia setiap orang.

Pengguna juga dapat menyesuaikan watch face dengan Outfit of The Day (OOTD). Caranya cukup mudah, hanya perlu foto OOTD-nya lalu pilih wate face yang sesuai.

Baca juga: Hands-On Samsung Galaxy Tab S7 dan S7+

Fitur Kesehatan

Samsung Galaxy Watch 3

Layaknya smartwatch, fitur kesehatan menjadi hal wajib. Di galaxy Watch 3, terdapat fitur heart beat dan kadar pengukur oksigen dalam darah. Keduanya bisa memudahkan pengguna dalam memantau kesehatan diri.

Mode Olahraga

Samsung Galaxy Watch 3

Galaxy Watch 3 mendukung berbagai aktivitas olahraga, mulai dari berlari, berenang, jogging, bersepeda hingga yoga. Bahkan tersedia fitur pendukung berupa fitur running for analysis dan fitness level check yang semakin memaksimalkan ataupun melihat hasil dari aktivitas olahraga pengguna Watch 3.

Categories
Dunia Ponsel

Hands-On Samsung Galaxy Tab S7 dan S7+

Di masa new normal, hampir semua kegiatan dilakukan via daring. Tablet baru Samsung Galaxy Tab S7 dan S7+ bisa menjadi solusi perangkat all in one, mulai dari bekerja, belajar hingga mencari hiburan.

Pada sesi online hands-on, Elvira Dwi Anggraeni, Product Marketing Professional Samsung Electronics Indonesia, mengatakan kondisi saat ini memang menuntut masyarakat untuk semakin produktif meski semua hal dilakukan secara daring.

Produktivitas di era daring biasanya diisi dengan kegiatan online meeting. Elvira menuturkan Galaxy Tab S7 dan S7+ dilengkapi dengan kamera depan 8MP yang ditempatkan di tengah layar maka tampilan pengguna dapat dilihat jelas oleh para peserta meeting lainnya.

“Terkadang Anda harus mencatat arahan yang disampaikan ketika meeting, dengan hadirnya fitur Multi Active Window, Anda dapat membuka aplikasi online meeting, sambil membuka email ataupun sekaligus menggunakan Samsung Notes,” paparnya.

Mempermudah Anda untuk mencatat, S Pen kini hadir dengan kemampuan yang ditingkatkan dengan latency hanya 9 ms, sehingga menulis terasa seperti menggunakan ballpoint sesungguhnya. Gunakan S Pen untuk mengetik atau mencoret-coret di atas catatan, lalu Anda bisa menyimpan catatan dalam format Word, Power Point, atau pun PDF.

Sehingga ketika Anda ingin mengirimkan hasil catatan itu ke rekan kerja, akan lebih mudah terbaca. Pengiriman file ini pun sangat mudah karena adanya fitur Share Notebook, di mana Anda cukup masuk ke fitur ini dan ketuk perangkat rekan kerja Anda yang sudah terdaftar di list, lalu voila! File akan langsung diterima tanpa melalui email ataupun aplikasi sosial messenger.

Tidak perlu khawatir ketinggalan poin penting saat meeting panjang karena Samsung Notes juga dilengkapi dengan Audio Bookmark yang merekam percakapan saat meeting sambil mencatat.

Memutar ulang hasil rekaman pun tanpa repot karena adanya fitur audio timestamp, cukup dengan mengetuk pada kalimat dan rekaman akan secara otomatis kembali ke menit di mana kalimat tersebut disampaikan.

Samsung DeX

Kurang familiar dengan tampilan pada Tab dan terbiasa dengan laptop? Tenang, karena Galaxy Tab S7 dan S7+ memiliki fitur Samsung DeX, yang akan memberikan pengalaman menggunakan PC ataupun laptop. Fitur ini juga mengalami peningkatan pada tablet di mana task bar hadir dengan tampilan yang lebih efisien serta user friendly berkat sistem One UI terbaru.

Selain itu fitur screen zoom dan opsi ukuran font akan semakin memudahkan Anda ketika menggunakan Samsung DeX.

Ketika ingin mempresentasikan sesuatu, pengguna juga tidak perlu repot karena cukup aktifkan fitur wireless DeX dan koneksikan dengan Smart TV Samsung, dan gunakan S Pen untuk berpindah slide.

Bagi Anda yang terbiasa melepas penat dengan melakukan hal hal kreatif seperti menggambar atau membuat desain, Anda bisa memanfaatkan aplikasi Clip Studio Paint, Noteshelf, dan Canva yang sudah terinstall.

Super AMOLED

Bagi Anda yang merupakan team “rebahan” bersantai di sofa dan menonton video atau film seri di aplikasi live streaming, akan semakin maksimal melalui layar 11 inci di Tab S7 LTTPS PLS atau 12,4 inci Super AMOLED di Tab S7+ dengan refresh rate 120Hz, ditambah quadspeaker tuned by AKG dan Dolby Atmos.

Seharian menatap Galaxy Tab S7 dan S7+ jangan khawatir mata terasa lelah dan tegang, sebab keduanya telah mendapat sertifikasi SGS untuk emisi blue light yang rendah.

Bermain game pun akan semakin optimal berkat dukungan prosesor Snapdragon 865+ yang memiliki kemampuan powerful dan mengalami peningkatan 30% performa, serta 35% tingkat grafis lebih tinggi dibandingkan dengan seri pendahulunya.

Meski digunakan untuk melakukan multi tasking prosesor Snapdragon 865+, dengan pilihan memori 6GB/128GB untuk Galaxy Tab S7 dan 8GB/256GB untuk Tab S7+ dijamin tidak akan membuat produktivitas maupun keseruan bermain terhambat karena lag.

Seharian bersama Galaxy Tab S7 l S7+ tidak akan terganggu karena kehabisan daya karena dilengkapi dengan baterai berkapasitas 8.000 mAh untuk Tab S7 dan 10.090 mAh untuk Tab S7+.

Categories
Dunia Ponsel

Ponsel Entry Level Dongkrak Penjualan di Era New Normal

Perlahan geliat penjualan ponsel mulai terlihat. Kondisi ini terpantau dengan kehadiran pengunjung yang datang ke pusat penjualan ponsel di ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat.

Meskipun diakui sejumlah pedagang jam operasional masih belum berjalan seperti biasanya. Jika normal ITC Roxy Mas dibuka mulai jam 10.00 hingga jam 22.00 WIB.

Dengan situasi yang masih tidak pasti, diakui para pedagang kehadiran seri-seri di kelas entry-level di bawah Rp3 jutaan mampu mengejot penjualan ponsel.

Simon pemilik Chans Cellular ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat mengatakan, ponsel-,ponsel dengan harga terjangkau seperti Realme C11, Realme C15 menurutnya cukup diminati.

Mengenai harga, Realme C11 dibandrol dengan harga Rp1,6 jutaan, dengan RAM 2GB. Sementara C15 dibandrol dengan harga Rp2,2 juta dengan RAM 4GB.

Spesifikasi Realme C11“Bagus penjualannya, banyak pembeli cari, situasi memang belum baik, namun sudah tidak separah saat di awal-awal pandemi. Ada penjualan, pengunjung juga sudah mulai berdatangan,”kata Simon, di Jakarta (04/09/2020).

Dikatakan dia ponsel-ponsel seperti itu yang banyak dicari pembeli.

Selain kedua seri Realme Oppo A12, menurut Merry, Karyawan CA Cellular, ITC Roxy Mas Jakarta Pusat, mampu menarik minat pembeli. Dikatakan dia, Oppo menyasar para pengguna yang menginginkan perangkat dengan kamera bagus, smartphone ini menggunakan prosesor MediaTek Helio P35 dengan diimbangi RAM 4GB.

Oppo A12 didukung layar 6,22 inci HD+ dan lekukan model tetes air untuk kamera selfie 5MP. Panel depan memiliki rasio aspek 19:9 dan perlindungan Gorilla Glass 3. Semuanya dibungkus dengan bodi polikarbonat bertekstur.

Di bagian belakang, terdapat pengaturan dua kamera dengan kamera utama 13MP bersama kamera kedalaman 2MP. Kedua sensor diapit oleh flash LED sementara pembaca sidik jari berada di bawahnya
Baterainya pun sudah memiliki kapasitas 4.230 mAh.

“Dengan Rp2.499.000, banyak dari pembeli yang mencari A12, dan sampai saat ini barang tersedia ,”tutur Merry.

Surya Pemelik Happy Cell, ITC Roxy Mas Jakarta Pusat pun sependapat, bahwa ponsel yang diluncurkan sejumlah vendor di bawah harga Rp3 jutaan menjadi daya pikat di masa pandemi tak terkecuali Samsung A21s.

Samsung Galaxy A21s ditanamkan chipset Exynos 850 dengan dua konfiguasi RAM dan ROM 3/32GB dan 6/64GB. Galaxy A21s memiliki ukuran baterai yang lebih besar, 5000mAh yang juga dilengkapi kemampuan 15W fast charging.

Samsung Galaxy A21s dibanderol Rp2.799.000 (3/32GB) dan Rp3.399.000 (6/64GB).