Categories
Dunia Ponsel

Samsung Galaxy S21 Ultra Diperkirakan Usung Kamera 108MP

Walau Samsung beberapa waktu lalu baru merilis Galaxy S20, kini kabar mengenai perangkat penerusnya sudah beredar. Ini terungkap lewat spesifikasi yang bocor.

Dikatakan, perangkat yang kemungkinan bakal bernama Samsung Galaxy S21 Ultra akan tiba dengan kamera 108 Megapiksel, seperti pendahulunya, S20 Ultra. Namun, versi S21 Ultra akan tiba dengan sensor baru.

Diprediksi sensor baru ini tidak hanya akan digunakan oleh Samsung, melainkan oleh vendor smartphone lain yang juga memiliki perangkat Flagship.

Lebih lanjut, perangkat Flagship Galaxy S21 disebut bakal mendukung pengisian cepat. Menurut leaker asal Vietnam, Galaxy S21 Ultra akan mendukung pengisian cepat 60W.

Baca juga: Samsung Hapus Sensor Tof di Galaxy S21

Jika benar, maka S21 membawa angin segar, dimana Galaxy S20 Ultra hanya mendukung pengisian cepat 45W. Namun, yang mengejutkan, Galaxy Note20 Ultra yang baru hanya mendukung pengisian cepat 25W.

Meski begitu, Samsung diperkirakan tetap menambah dukungan pengisian cepat pada perangkatnya, terlebih mulai tahun depan banyak vendor yang menyertakan pengisian cepat, seperti dilaporkan Gizmochina, Kamis (20/8).

Perlu diingat, sejauh ini spesifikasi Samsung Galaxy S21 belum dapat dipastikan, meski terkadang tak meleset.

Categories
Dunia Ponsel

Samsung Hapus Sensor Tof di Galaxy S21

Samsung memutuskan untuk meniadakan sensor Tim-of-Flight (ToF). ToF pada Galaxy S21 yang juga hadir tanpa sensor tersebut. Dikarenakan teknologi indirect ToF yang digunakan Samsung kurang kuat dibandingkan dengan direct ToF yang digunakan oleh Apple.

Dilaporkan GSM Arena, System LSI Business milik perusahaan dilaporkan mengembangkan sensor gambar yang dapat meningkatkan teknologi indirect ToF. Tetapi Samsung akan mempertimbangkan untuk menggunakannya di smartphonenya usai meliihat bagaimana Apple menerapkan teknologi ToF di produk-produknya pada masa mendatang dan respon pasar terhadapnya.

Diketahui dibanding dengan pemindaian tiga dimensi lain, teknologi ToF adalah yang paling murah. Sensor ini bisa menangkap hingga 160 frame per detik (fps), sehingga bisa digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan kecepatan real time. Selain itu sensor ini hanya membutuhkan tenaga pemrosesan yang kecil.

Teknologi ini bisa digunakan untuk navigasi dalam ruangan, membantu ketika menggunakan augmented reality (AR), menghindari objek, pengenalan gestur, pelacakan objek, dan sebagai altimeter reaktif.

Baca Juga : Samsung Galaxy S20 Fan Edition Nampak di Geekbench

Untuk kamera, sensor ini juga bisa membantu ketika pengguna menggunakan mode bokeh yang bisa mengaburkan latar belakang. Tapi tingkat akurasinya tergantung dari software yang digunakan untuk membaca data dari sensor.

Sensor ini bisa juga digunakan untuk membantu pengenalan objek dan menentukan fokus di kondisi kurang cahaya. Sebab, saat ini sensor kamera untuk menentukan posisi fokus kamera pada objek sangat tergantung dari kondisi cahaya.