Categories
Dunia Ponsel Review

Review Samsung Galaxy A11

Samsung kembali merilis smartphone yang menyasar kalangan muda (Gen Z) pada beberapa waktu lalu. Perangkat yang dikenal sebagai Samsung Galaxy A11 menawarkan beragam keunggulan di dalamnya.

Sebuah smartphone yang dirancang sebagai teman setia Gen Z untuk menjalani aktivitas digitalnya ini juga dilengkapi dengan beragam fitur esensial untuk tetap selalu terhubung. Mulai dari prosesor ngebut Snapdragon 450, layar luas Infinity-O display 6.4 inci.

Samsung Galaxy A11

Paket Penjualan

Dari sisi packaging yang ditawarkan, Samsung Galaxy A11 tampil sederhana. Selain smartphone, satu paket penjualan mengemas charger dengan kabel USB Type-C dan buku panduan singkat penggunaan, tanpa jelly case dan juga earphone.

Desain

Samsung Galaxy A11 hadir dalam dua warna pilihan, hitam dan putih. Selular.ID berkesempatan mencoba unit berwarna putih. Perangkat mengadopsi finishing glossy dengan sedikit kilauan holografik menambah kesan penuh gaya. Secara fisik, A11 memiliki sisi yang melengkung terbuat dari Polycarbonat.

Bodi belakang tampak sederhana tanpa ornamen tambahan, hanya ada konfigurasi tiga kamera secara vertikal bersama dengan lampu LED Flash dan juga pemindai sidik jari.

Sayap kanan dihuni oleh tombol daya dan pengatur volume. Sementara, hanya ada SIM Tray pada sayap kiri. Ditambah dengan lubang audio jack 3,5mm di atas dan port USB Type-C, speaker serta microphone di sisi bawah.

Layar

Samsung hanya membekali A11 dengan panel TFT PLS seluas 6,4 inci HD+ dengan resolusi 720×1560 piksel. Lewat layar Infinity-O, A11 menaungi lensa kamera depan 8 Megapiksel berupa lubang pada layar. Namun, sayangnya tak ada proteksi khusus yang dibawa A11, melainkan harus membelinya secara terpisah, seperti anti gores tambahan.

Kamera

Untuk mendukung pengalaman fotografi, A11 memiliki tiga lensa di bagian belakang. Kamera yang tersusun secara vertikal itu terdiri atas 13 Megapiksel kamera utama, 5 Megapiksel ultra wide, dan 2 Megapiksel depth sensor.

Perpaduan lensa tadi bisa menghasilkan foto bokeh, potret ‘wefie’ yang lebih luas, hingga mode pro yang bisa diatur sendiri. Sedangkan, untuk kebutuhan selfie, A11 membawa lensa 8 Megapiksel yang juga berperan sebagai sistem keamanan Face ID.

Baca juga: 8 September Android 11 Meluncur, Ini Fitur Terbarunya

Performa
Samsung Galaxy A11 mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 450, cukup populer di kelas entry-level. Chipset itu mengemas CPU octa-core Cortex A53 yang mencatat kecepatan 1.8 GHz dengan GPU Adreno 506.

Performanya juga didukung dengan kapasitas RAM 3GB dengan penyimpanan 32GB yang bisa ditambah hingga 512GB dengan memori eksternal. Soal ketahanan, A11 tak mengonsumsi banyak daya. Samsung sudah membekalinya dengan baterai cukup besar senilai 4000mAh yang mendukung pengisian cepat 15W.

One UI 2.0

Berbanderol harga terjangkau, A11 menjalankan Android 10 berbalut tampilan antarmuka One UI 2.0. Software Samsung itu tampil dengan ikon penuh warna dan simple khas Samsung. Tersedia juga fitur kekinian, seperti Dark Mode yang lebih menghemat daya smartphone.

Kesimpulan
Samsung Galaxy A11 cocok sebagai daily driver bagi Kalian. Perangkat entry-level ini cukup mendukung aktivitas sehari-hari, seperti chatting, hingga sekedar berbagi foto ataupun video dengan teman. Desainnya yang jauh dari kesan entry-level juga sangat mendukung untuk dibawa kemana pun tanpa perlu minder.

Categories
Dunia Ponsel

iPhone SE 2020 Mengalahkan 36 Ponsel Lain Dengan Skor Kameranya

Situs benchmarking DxOMark baru saja merilis hasil pengujian kamera utama dan kamera selfie iPhone SE 2020. Skor overall dari ponsel tersebut adalah sebesar 101 poin.

Meski menyandang predikat sebagai iPhone versi “murah” dari Apple untuk tahun ini, menurut DxOMark, hardware kamera iPhone SE 2020 hanya sebanding dengan iPhone XR keluaran 2018 yang memiliki skor sama.

Hasil pengujian kamera iPhone SE (2020) dari DxOMark (wccftech.com)

Untuk kategori foto, iPhone SE menghasilkan skor DxOMark sebesar 103 poin, sama dengan Google Pixel 3 yang dirilis 2 tahun lalu. Nilainya kalah dari 36 ponsel lain di benchmark DxOMark, termasuk model-model Android seperti Zenfone 6 dan Xiaomi Mi 9.

Meski demikian, DxOMark menilai kualitas kameranya sebenarnya sama dengan kamera utama di iPhone 11. iPhone SE 2020 terganjal jumlah kamera belakang yang hanya satu buah. Tidak seperti jajaran iPhone 11 yang memiliki kamera lebih banyak.

“Tanpa kamera ultra wide, zoom, atau bokeh di (iPhone) SE, perangkat terbaru Apple ini memiliki kekurangan dibanding ponsel-ponsel multicamera,” tulis DxOMark dalam laporannya. Selasa (30/6/2020).

Baca juga : Vivo X50 Pro, HP dengan Penyeimbang Kamera Segera Rilis di Indonesia ?

Di kategori video, iPhone SE 2020 mencetak skor 98 poin. DxOMark mencatat exposure hasil videonya mirip dengan iPhone 11, walaupun tampak sedikit gelap dalam kondisi low-light.

iPhone SE 2020 memiliki sensor kamera utama 12 MP (f/1.8), dengan phase-detection autofocus (PDAF), Optical Image Stabilization (OIS), dan zoom digital hingga lima kali.

Sedangkan, kamera depannya dibekali dengan sensor 7 MP (f/2.2) dan lensa dengan fixed focus (non-autofocus) yang relatif tertinggal dari ponsel-ponsel lain saat ini.