Categories
Dunia Ponsel

Redmi 9 Jadi Primadona Penjualan Xiaomi

Lembaga riset Canalys pekan lalu merilis laporan penjualan smartphone di pasar global. Pada Q3 2020, pengiriman smartphone di seluruh dunia mencapai 348 juta unit, dengan penurunan 1% YoY. Namun naik 22% dari kuartal sebelumnya. Pandemi corona memang belum usai, namun pasar mulai terlihat pulih, dengan segmen low end sebagai motor utama penggerak pasar.

Sesuai laporan Canalys, Samsung kembali memimpin pasar ponsel global, naik tipis sebanyak 2% menjadi 80,2 juta unit. Sementara Huawei yang pada kuartal sebelumnya berada di puncak, merosot ke posisi kedua dengan penurunan 23% menjadi 51,7 juta unit.

Sementara Vivo menyelesaikan lima besar dengan pengiriman 31,8 juta unit. Oppo berada di urutan keenam, dengan 31,1 juta unit. Kejutan dilakukan Realme. Merek yang sebelumnya merupakan bagian dari Oppo, mampu menyodok posisi ketujuh dengan penjualan 15,1 juta unit. Ini adalah pencapaian yang signifikan bagi Realme, mengingat vendor belum lama berkiprah di industri selular.

Lenovo tergeser ke posisi delapan karena hanya menjual 10,2 juta unit. Brand yang juga identik dengan merek note book itu, berusaha mengejar pesanan yang tertunda karena gangguan di pabriknya di Wuhan. Di posisi ke sembilan dihuni Transsion yang mengirimkan 8,4 juta unit saat pemulihan dimulai di pasar utamanya di Afrika.

Menurut Analis Canalys Mo Jia, agresifitas Xiaomi membuat kinerja para pesaing utama, seperti Huawei anjlok drastis.

“Ada simetri di Q3, karena Xiaomi menambahkan 14,5 juta unit dan Huawei kehilangan 15,1 juta. Di Eropa, medan pertempuran utama, pengiriman Huawei turun 25%, sementara Xiaomi tumbuh 88%”, ujar Mo Jia.

Xiaomi mengambil risiko menetapkan target produksi tinggi, tetapi langkah ini terbayar ketika mampu mengisi saluran di Q3 2020 dengan perangkat volume tinggi, seperti seri Redmi 9. Vendor berinvestasi untuk menghadirkan keahlian lokal guna mendapatkan kepercayaan dari distributor dan operator.

“Namun Xiaomi menghadapi persaingan dari Oppo dan Vivo, yang telah berkembang untuk mencakup berbagai rentang harga di Asia Tenggara, dan sekarang juga masuk ke Eropa, di mana mereka memposisikan sebagai lebih banyak pilihan premium untuk operator, dan risiko menjebak Xiaomi di segmen bawah”, tukas Jia.

Meski menghadapi persaingan ketat di segmen menengah bawah, tak dapat dipungkiri hingga kini, Xiaomi adalah brand smartphone yang memiliki persepsi kuat sebagai merek ponsel dengan spesifikasi bagus namun harga yang terjangkau.

Terbukti portofolio perangkat kelas bawah Xiaomi, terutama seri Redmi 9 memang berkinerja baik di pasar-pasar utama, seperti India dan China. Sehingga mampu mengatrol posisi Xiaomi sebagai vendor smartphone terbesar ketiga untuk pertama kali, mengalahkan Apple.

Sekedar diketahui Redmi 9 merupakan smartphone yang menyasar segmen entry level. Di Indonesia sendiri, Redmi 9 sudah diperkenalkan pada 14 Juli 2020. Meskipun dibandrol dengan harga terjangkau, Redmi 9 menawarkan peningkatan fitur dan spesifikasi dari varian sebelumnya, Redmi 8.

Melalui Redmi 9, seri Redmi kini ditopang dengan konfigurasi empat kamera belakang. Konfigurasi ini terdiri dari lensa wide-angle 13MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa makro 5MP dan depth sensor 2MP. Mulai dari jepretan instan, foto grup dengan wide-angle, close-up dengan detail luar biasa, foto portrait yang indah, sampai kaleidoskop dan palm shutter hadir di Redmi 9. Sementara pada kamera depan, Redmi 9 memiliki 8MP kamera selfie yang sekaligus dapat digunakan untuk face unlock.

Pengguna juga dapat menonton video dan bermain game dengan lebih optimal, nyaman, dan detail dengan layar Dot Drop berukuran 6,53 dan resolusi FHD+ (2340x1080p). Layar ini juga dilengkapi dengan sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan perlindungan Corning Gorilla Glass di bagian depan.

Di sisi kinerja, Redmi 9 membawa System on Chip (SoC) MediaTek Helio G80, memberikan performa yang jauh lebih baik hingga 107% dibandingkan Redmi 8. SoC ini didukung dengan baterai berkapasitas besar 5020mAh (typ) dan fast charging 18W, membuat Redmi 9 memiliki kinerja dan daya tahan baterai yang mumpuni untuk mendukung pengguna saat bekerja, menonton video, berselancar di media sosial ataupun bermain game sehari-hari.

Categories
Dunia Ponsel

Redmi 9 Prime di India Adalah Redmi 9

Xiaomi resmi menghadirkan Redmi 9 di Indonesia bulan lalu, sekarang perusahaan membawa perangkat sama ke India dengan nama berbeda, Redmi 9 Prime.

Itu artinya konsumen India akan mendapatkan chipset Helio G80 pada Redmi 9 Prime yang dipasangkan dengan RAM 4GB.

Smartphone menjalankan Android 10 dan dilengkapi dengan penyimpanan 64GB atau 128GB. Namun, ia juga memiliki slot khusus kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan hingga 512GB.

Redmi 9 Prime memiliki layar FullHD+ LCD 6.53 inci dan hadir dengan total lima kamera. Pertama kamera selfie 8MP di bagian depan dan kamera utama 13MP di bagian belakang yang digabung dengan modul sensor kedalaman 8MP ultrawide, 5MP makro dan 2MP.

Baca juga : Redmi 9 Prime Dengan Layar Full HD Plus

Suplai energi seluruh paket adalah baterai 5.020mAh yang menarik daya melalui port USB-C hingga 18W. Namun, pengisi daya yang disertakan bersama kemasannya hanya mendukung kecepatan pengisian 10W.

Fitur lain dari Redmi 9 Prime termasuk jack headphone 3.5mm, pembaca sidik jari yang dipasang di belakang, dan dukungan dual SIM. Smartphone ini ditawarkan dalam warna Matte Black, Mint Green, Space Blue, dan Sunrise Flare.

Model 4/64GB dari Redmi 9 Prime dijual dengan harga INR9.999 (~Rp2 juta), dan jika Anda mengeluarkan INR11.999 (~Rp2,4 juta) untuk mendapatkan penyimpanan ganda.

Categories
Dunia Ponsel

Berapa ? Harga Redmi 9 dan 9A Yang Akan Muncul Minggu Depan

Melalui akun media sosialnya, Xiaomi mengonfirmasi perangkat baru yang akan dirilis di Indonesia pada 14 Juli mendatang adalah Redmi 9 Series, yaitu Redmi 9 dan Redmi 9A. Kira-kira berapa harga Redmi 9 dan 9A di Tanah Air?

Khusus di Indonesia, diperkirakan harganya tak berbeda jauh dengan harga Redmi 9 di China dan Redmi 9A di Malaysia. Di China, Redmi 9 berbanderol CNY799 atau Rp1,6 juta (4GB/64GB), CNY999 setara Rp2 juta (4GB/128GB), dan 6GB/128GB dengan biaya CNY1.199 (Rp2,4 juta). Sedangkan, Redmi 9A hanya memiliki satu konfigurasi RAM 2GB/32GB seharga 359 ringgit atau setara Rp1,2 juta.

Tak hanya soal harga, secara fisik tampilan keduanya juga berbeda. Redmi 9 menawarkan kesan premium, sementara Xiaomi mengemas 9A dengan lebih sederhana.

Baca juga : Redmi 9A dan Redmi 9C Resmi Dipublikasikan

Versi reguler memiliki total lima kamera, termasuk kamera selfie 8MP yang berada di dalam notch model tetes air. Kamera utama 13MP di bagian belakang ditemani dengan kamera ultrawide 8MP, unit sensor kedalaman 5MP makro dan 2MP. Bersama pengaturan kamera, bergabung juga pembaca sidik jari.

Redmi 9A juga mengadopsi kamera depan berupa tetesan air, tetapi bodi belakangnya tampil berbeda dengan satu kamera 13 megapiksel tanpa sensor sidik jari. Menariknya, dapur pacu duo Redmi 9 sama-sama bertenaga chipset gaming MediaTek, namun dengan kelas berbeda.

Misalnya, Redmi 9 bertenaga MediaTek Helio G80, sementara Redmi 9A mengandalkan chipset gaming terbaru, Helio G25. Dapur pacu juga disokong dengan daya baterai berbeda, 5000mAh untuk Redmi 9A dan 5020mAh untuk Redmi 9.