Categories
Dunia Ponsel

Intel Menangguhkan Prosesor 7nm Hingga 2022

Perusahaan seperti TSMC telah mendorong batas dengan membuat chip menggunakan proses yang lebih kecil. Di sisi lain, Intel, masih tampak berjuang dengan itu, karena perusahaan telah mengumumkan selama pendapatan Q2 2020.

Dilaporkan dari Ubergizmo (24/7), peluncuran CPU 7nm milik Intel telah ditunda hingga akhir 2022 atau bahkan awal 2023. Menurut Intel Menurut Intel , “Waktu produk CPU berbasis 7nm perusahaan bergeser sekitar enam bulan dibandingkan dengan harapan sebelumnya.’

“Penggerak utama adalah hasil dari proses 7nm Intel, yang berdasarkan pada data terbaru, sekarang cenderung sekitar dua belas bulan di belakang target internal perusahaan.” sambung pernyataan tersebut.

Baca juga: Puncak Kekesalan Apple ke Intel Karena Chip Skylake ?

Sementara, Bob Swan, BEO Intel mengungkapkan bahwa mereka telah mengidentifikasi mode cacat dalam proses 7nm yang menyebabkan masalah degradasi.

Akibatnya, Intel akan beralih ke rencana darurat mereka yang menggunakan pengecoran pihak ketiga untuk membantu proses pembuatan. Ini tidak berarti bahwa CPU perusahaan akan tertunda.

Namun, alih-alih dibangun dalam proses 7nm, mereka akan terus menggunakan proses 10nm, seperti dengan chip Tiger Lake dan Alder Lake yang akan datang.

Categories
Dunia Ponsel

Puncak Kekesalan Apple ke Intel Karena Chip Skylake ?

Ketetapan Apple tidak menggunakan prosesor buatan Intel untuk perangkat Mac dan beralih ke Apple Silicon diduga sudah ada sejak Intel merilis Skylake, tepatnya pada 2015 lalu.

Prosesor dengan arsitektur Skylake jadi puncak kekesalan Apple terhadap performa yang dihasilkan oleh chip buatan Intel tersebut. Appe tak puas dengan performa yang dihasilkan oleh prosesor keluaran 2015, yang kemudian dipakai di jajaran iMac keluaran 2015 dan MacBook dan MacBook Pro keluaran 2016.

Hal ini diutarakan oleh François Piednoël, seorang mantan engineer Intel. Menurutnya ada sejumlah keluhan terhadap Intel Skylake saat itu, dan Apple adalah klien Intel yang paling banyak mengeluhkan arsitektur tersebut.

“Jaminan kualitas di Skylake lebih dari sekadar masalah, melainkan keburukannya sangat abnormal. Kami mendapat terlalu banyak keluhan terkait Skylake. Pada dasarnya rekan kami di Apple menjadi pelapor masalah nomor satu di arsitektur tersebut,” ujar Piednoël.

“Jaminan kualitas yang sangat buruk dari Skylake jadi penyebab bagi mereka (Apple) untuk meninggalkan platform tersebut. Apple pasti sangat membenci Skylake,” tambahnya.

Baca juga : Mac Akan Ditenagai Apple Silicon setelah Pensiunkan Intel

Namun sepertinya tak masuk akal jika kegagalan satu generasi arsitektur membuat Apple meninggalkan plaform Intel. Seharusnya Apple punya alasan lain untuk beralih dari chip buatan Intel ke Apple Silicon.

Mungkin salah satu alasan tersebut adalah Apple bisa mengontrol apa saja yang bisa dibenamkan ke dalam Apple Silicon, tak sekadar bergantung pada pabrikan pembuatnya. Sebabnya Apple dikenal sebagai pabrikan yang sangat menghargai integrasi hardware dan software.

Categories
Dunia Ponsel

Apple Bakal Pakai Prosesor Buatan Sendiri, Apple Tinggalkan Intel ?

Apple kabarnya memutuskan kerjasama dengan Intel dan memasukkan chip buatan sendiri pada komputer Mac edisi mendatang.

vendor gadget teranyar ini menegaskan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada produsen prosesor terkemuka dunia itu setelah 14 tahun lamanya menjalin kerjasama.

Baca juga: Doogee S88 Pro Smartphone Tangguh dan Tahan Lama

Tidak mudah bagi Apple untuk mengubah pembuat chip pada MacBook-nya. Pada awal 1990-an, perusahaan pindah dari pemasok prosesor Motorola ke PowerPC. Lalu tahun 2005, mereka beralih lagi dari PowerPC ke Intel.

Perangkat Mac berbasis Intel pertama kali diluncurkan di pasar pada Januari 2006.

Pada awalnya, koneksi Apple-Intel tampak sempurna, tapi seiring waktu, Intel tidak punya waktu untuk berproduksi. Antara lain, akibat kedatangan arsitek prosesor ARM, Mike Filipp, di markas besar Apple di Cupertino yang memicu perdebatan sengit.

Di pagelaran Worldwide Developer Conference (WWDC) tanggal 22 Juni nanti, perusahaan berencana mengumumkan bahwa mereka pindah ke prosesor Mac sendiri. Sedangkan iPhone dan iPad sudah mendorong unit prosesornya dari dapur internal mereka sendiri, sehingga transisi ke Mac dan penggantian Intel sebenarnya merupakan langkah logis. Namun, waktu pengumuman dapat berubah.

Pelaku industri seperti Microsoft, Samsung atau Lenovo telah memilih untuk beberapa waktu menggunakan chip ARM untuk laptop-nya. Keputusan Apple dapat memicu “pemberontakan” terhadap Intel dan produsen lainnya.

Pengujian chip berbasis ARM baru telah menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan versi berbasis Intel. Peningkatan ini jelas terutama dalam hal kinerja grafis dan aplikasi kecerdasan buatan.

Selain itu, prosesor Apple lebih hemat energi dan dapat dengan mudah dipasang pada perangkat yang lebih tipis dan lebih ringan.

Di WWDC, Apple juga menyiapkan pembaruan untuk sistem operasi iOS, iPadOS, tvOS, dan watchOS lainnya.

Pengerjaan chip telah berlangsung selama beberapa tahun dan dianggap sebagai salah satu yang paling rahasia dalam sejarah perusahaan. Dua tahun lalu, Apple berhasil mengembangkan chip untuk Mac yang didasarkan pada prosesor iPad Pro untuk pengujian internal.