Categories
Dunia Ponsel

Sony Alpha A7C Siap Tarik Perhatian Para Vlogger

Sony telah mengumumkan A7C, kamera baru yang sejauh ini merupakan model terkecil dalam jajaran Alpha kamera mirrorless full-frame.

Dibanding dengan Alpha series, A7C lebih terlihat seperti salah satu model APS-C Sony seperti A6400 daripada A7, dengan mengadopsi bodi yang jauh lebih ringkas, dengan ciri khasnya sebuah layar bidik elektronik yang terdapat di sudut kiri atas panel belakang kamera.

Yang menarik Sony A7C dinilai sebagai kamera vlogging terbaik, karena dalam kamera mungil ini terdapat beragam fitur unggulan yang konon dapat menjawab kebutuhan para vlogger. Sebut saja seperti layar sentuh dengan engsel fully articulated yang bisa diputar ke segala arah, termasuk menghadap ke depan, tombol rekam film yang besar, dan manfaat ganda dari headphone dan jack mikrofon untuk meningkatkan kualitas audio.

Tak dipungkiri, kamera seri Alpha sejauh ini memang masih menjadi favorit. Hal ini bisa dilihat dari hasil penjualan kamera full frame di Indonesia yang per Mei 2019 berhasil mencapai market share sebesar 90 persen. Sedangkan secara global menurut laporan tahun 2019, penjualan kamera jenis mirrorless Sony menempati porsi lebih dari 50 persen dan sisanya ditempati oleh penjualan kamera DSLR. Kamera jenis Full Frame mirrorless juga paling diminati masyarakat sehingga menempati ceruk sekitar 60 persen.

Sony A7C rencananya akan mulai tersedia pada Oktober 2020 dengan harga jual 1.799 dollar AS atau sekitar Rp26,7 juta untuk versi body only.

Sony turut menawarkan versi kit dengan lensa collapsible FE 28-60mm f/4-5.6 seharga 2.100 dollar AS atau sekitar Rp31,1 juta. Lensa ini juga produk baru yang didesain berukuran ringkas sebagai pendamping kamera A7C.