Categories
Dunia Ponsel

Spesifikasi Oppo Reno4 F yang Akan Hadir

Oppo memastikan bakal merilis anggota baru dari keluarga Reno. Smartphone yang dijuluki Oppo Reno4 F akan hadir untuk pertama kalinya di Indonesia secara global. Alhasil, spesifikasi Oppo Reno4 F belum terungkap seluruhnya.

Oppo sendiri baru memberikan sedikit bocoran mengenai perangkat, seperti bentangan layarnya 6,43 inch, mengadopsi dual punch hole, dan juga memiliki kemampuan percis seperti saudaranya Reno4, yaitu mengusung kombinasi kamera dan AON smart sensor.

Baca juga:  Oppo Reno4 Kini Hadir dalam Tiga Warna

spesifikasi oppo reno4 f

Perangkat ini juga menghadirkan fitur AI Color Potrait serta Night Flare Potrait yang sudah hadir dalam Oppo Reno4 Series. Melansir dari GSMArena (5/10), sektor kamera Reno4 F juga akan diperkuat dengan 4 lensa yang tersusun atas, 48MP kamera utama, 8MP Ultrawide, dan 2MP lensa makro serta depth sensor.

Sedangkan, di bagian depan Reno4 F mengadopsi dual camera selfie, yang masing-masing sebesar 8MP dan 2MP. Perangkat juga dilengkapi dengan proteksi Corning Gorilla Glass 3 serta Fingerprint under display. Untuk urusan daya tahan, Oppo menyertakan baterai senilai 4000mAh dengan pengisian cepat 18W yang mampu membantu mempercepat pengisian daya perangkat.

Tak lupa juga hadir dengan lubang audio jack 3,5mm, port USB Type-C, spaker, serta SIM Tray. Kabarnya, Oppo Reno4 F akan hadir dalam dua opsi warna mencakup Magic Blue, Matte Black, dan White. Meski begitu, perlu diketahui bahwa spesifikasi yang disebutkan tadi belum pasti sama dengan versi Indonesia.

Pasalnya, sejauh ini, Oppo Indonesia masih enggan berbagi bocoran lebih lanjut, mengingat perangkat baru akan meluncur pada 12 Oktober, pekan depan. Kita tunggu saja.

Categories
Dunia Ponsel

Pertimbangan Penerapan Jaringan 5G Menurut Duan Xiaowei

Duan Xiaowei, selaku Wireless Solution Architect ZTE menjelaskan penerapan 5G memiliki dua opsi arsitektur, standalone (SA) dan non-standalone (NSA). Kematangan arsitektur NSA dapat menjadi keuntungan bagi first-mover, namun keuntungan tersebut hanya berlaku bagi layanan  enhanced Mobile Broadband (eMBB) dan melibatkan penggabungan yang kompleks dengan jaringan 4G. Sedangkan SA, sebagai jaringan target akhir 5G, memiliki keunggulan dalam mendukung layanan baru, jangkauan, kinerja, fleksibilitas jaringan, dan efisiensi energi terminal. Saat ini, perhatian utama operator terhadap arsitektur SA mencakup cakupan jaringan, terminal SA, dan kematangan 5GC.

ZTE percaya bahwa kapabilitas cakupan stasiun pangkalan 5G dan investasi jaringan 5G operator merupakan faktor utama dalam memilih SA atau NSA.

Setelah jumlah  antena, saluran transceiver independen, dan daya pancar AAU 5G ditentukan,cakupan stasiun pangkalan 5G bergantung pada pita frekuensi 5G yang tersedia, kompleksitas lingkungan nirkabel, dan persyaratan kinerja untuk layanan 5G, terutama tingkat akses cell-edge Sementara, tingkat akses cell-edge bergantung pada persyaratan kinerja jaringan minimum layanan 5G.

Berdasarkan prinsip diatas, jika operator hanya memiliki spektrum gelombang milimeter untuk konstruksi 5G maka akan lebih tepat memilih arsitektur NSA, karena gelombang milimeter memiliki kemampuan difraksi yang lebih rendah dibandingkan pita 1,8 GHz atau 2,6 GHz.

Baca juga :  PowerPilot, Solusi Hemat Energi 5G

Jika operator  dapat memperoleh spektrum arus utama 3,5 GHz, memiliki persyaratan tingkat akses cell-edge yang layak, misalnya downlink 50 Mbps (mendukung video 2K / 4K HD dan aplikasi AR), up link 2 Mbps (mendukung unggahan video 720p) dan juga memiliki investasi yang cukup untuk membangun 5G yang berkelanjutan di daerah perkotaan yang padat, maka SA adalah mode konstruksi jaringan yang sesuai.

 

Data uji lapangan ZTE menunjukkan bahwa perkotaan padat  dapat mencapai cakupan 5G melalui penyebaran 4G / 5G dengan jarak  lebih dari 400 meter, sejumlah pemancar makro atau mikro 5G yang sesuai dapat ditambahkan untuk memenuhi persyaratan kecepatan data uplink sebesar 2 Mbps.

Memaksimalkan Nilai Infrastruktur

Selain arsitektur jaringan, cara memperkenalkan 5G melalui peralatan RAN high-density juga merupakan tantangan besar bagi operator. Saat ini, mayoritas operator memiliki multi band (seperti 900 MHz, 1,8 GHz, 2,1 GHz, dan 2,6 GHz) dan beberapa standar (GSM, UMTS, LTE, dan NB-IoT) di situs yang sama, dan sangat umum bagi beberapa operator untuk berbagi infrastruktur.

Sebagian besar situs memiliki penyebaran antena dan RRU yang padat, sehingga sulit untuk menambahkan 5G AAU. Membangun situs baru juga dapat menghadapi beberapa masalah seperti akuisisi lokasi yang sulit, biaya investasi yang tinggi, dan periode konstruksi yang lama.

Pemanfaatan antena pasif multi-band, multi-port, antena hybrid aktif + pasif, dan RRU ultra-wideband merupakan cara tepat untuk menyelesaikan masalah ruang pemasangan antena yang sempit di stasiun pangkalan makro.

Operator dapat mengkonsolidasikan dan mengoptimalkan beberapa antena dari setiap sektor jaringan yang ada sebelum atau selama konstruksi 5G.

Dengan demikian, ruang  tersebut dapat dipasang 5G AAU, dan setiap sektor hanya akan menggunakan satu atau dua antena multi-band untuk mencakup seluruh pita frekuensi dan standar nirkabel untuk 2G, 3G dan 4G, dan satu antena aktif untuk melayani jaringan 5G. Melalui cara ini, jaringan 5G dapat digunakan tanpa menambahkan situs baru, dan biaya operasi dan pemeliharaan (O&M) multi-jaringan dapat dikurangi.

Mengenai peralatan 5G AAU, ZTE merekomendasikan penggunaan AAU 64T64R di kawasan padat penduduk. AAU 64T64R terdiri dari sejumlah besar saluran transceiver independen, yang dapat mendukung teknik pemrosesan sinyal atau Beamforming horizontal dan vertikal yang akurat pada saat bersamaan, sehingga mencapai peningkatan kapasitas yang ideal di kawasan padat penduduk.  AAU 64T64R memiliki pantulan sinar yang kuat, difraksi, dan kemampuan anti-interferensi. Bahkan, di daerah perkotaan yang padat dengan lingkungan nirkabel yang kompleks, 3,5G NR dapat mencapai jangkauan yang sama dengan 1,8 GHz 2T2R LTE sehingga mampu mengurangi tingkat kesulitan dan biaya penyebaran jaringan 5G.

Sedangkan, AAU 16T16R direkomendasikan untuk kawasan perkotaan dan pinggiran kota dengan jumlah penduduk, kepadatan lalu lintas, dan probabilitas pemasangan MU-MIMO yang  rendah. AAU 16T16R  memiliki rasio kinerja yang lebih tinggi, dan memungkinkan 3,5G NR untuk memiliki cakupan yang sama dengan 1.8G LTE.

Meningkatkan Efisiensi

Di era 5G operator akan menghadapi tantangan jaringan yang kompleks, layanan yang beragam, dan pengalaman yang dipersonalisasi.

Kompleksitas jaringan tercermin dalam koeksistensi beberapa jaringan. Adopsi SDN, NFV, dan Cloud turut mengganggu model O&M jaringan yang sudah dikenal operator. Diversifikasi bisnis tercermin pada kenyataan bahwa 5G melebihi bisnis eMBB dan merambah ke industri vertikal seperti manufaktur, pertanian, smart home, telemedicine dan autopilot. Personalisasi pengalaman tercermin dalam fakta bahwa 5G menyediakan layanan yang disesuaikan dan  berbeda untuk industri atau pengguna tertentu, membangun akses jaringan, analisis data, dan layanan aplikasi yang mencakup proses bisnis pengguna dan memungkinkan manajemen siklus hidup  serta optimasi berkelanjutan dari network slicing yang disesuaikan.

Beberapa tantangan tersebut membutuhkan pengenalan AI untuk meningkatkan efisiensi O&M. Teknologi AI yang diwakili oleh pembelajaran mesin dapat digunakan secara luas dalam alarm jaringan, analisis dasar masalah, cakupan jaringan, pengoptimalan kinerja, prediksi kapasitas jaringan, konstruksi jaringan yang akurat, manajemen energi tingkat jaringan, penjadwalan dinamis sumber daya jaringan cloud, dan network slicing yang cerdas.

Penggunaan tersebut mampu meningkatkan efisiensi O&M jaringan dan mengurangi biaya O&M jaringan. Penerapan AI dapat dikategorikan menjadi peralatan situs cerdas, O&M cerdas, mesin cloud edge cerdas, serta perencanaan dan pengoptimalan jaringan cerdas.

Categories
Dunia Ponsel

Nokia Dapat 100 Kontrak 5G Komersial

Nokia mengumumkan telah mencapai 100 kesepakatan 5G komersial secara keseluruhan, setelah menambahkan 17 perjanjian baru sepanjang Q3-2020, menyegel kemenangan besar di Inggris dan Finlandia sambil melihat peningkatan daya tarik di antara pelanggan perusahaan.

Dalam sebuah pernyataan, Nokia mengatakan perjanjian baru itu memvalidasi kemajuannya dalam memperkuat portofolio produk radio selular saat transisi ke 5G terus berlanjut. Selain 100 kesepakatan komersial dengan pelanggan individu, Nokia mengatakan memiliki total 160 “keterlibatan 5G komersial”, termasuk uji coba berbayar.

Minggu ini, perusahaan juga menandatangani kesepakatan baru dengan BT Inggris, sekaligus memperbarui perjanjian 5G yang sebelumnya sudah ditandatangani dengan operator Elisa di Finlandia.

Kesepakatan perusahaan terdiri dari 12 persen dari totalnya, dengan penerapan nirkabel pribadi baru-baru ini termasuk Deutsche Bahn, Toyota Production Engineering dan Sandvik.

Perusahaan mengharapkan pertumbuhan lebih lanjut di segmen perusahaan, menambahkan portofolio yang memiliki 180 pelanggan nirkabel swasta, banyak di antaranya diharapkan untuk bermigrasi ke 5G.

Kemenangan Nokia baru-baru ini terutama di Inggris, tidak diragukan lagi akan memberikan dorongan bagi perusahaan, setelah kehilangan beberapa tender profil tinggi awal tahun ini, terutama di pasar China.

Pada Mei lalu Nokia dibekukan dari dua tender 5G senilai hampir $ 10 miliar di China, pasar telekomunikasi terbesar di dunia yang mempercepat peluncuran 5G, saat sebagian besar negara lain mengurangi penyebaran karena pandemi Covid-19. Terkecuali Nokia, empat vendor jaringan masing-masing ZTE, Huawei, Datang Mobile, Ericsson kebagian kontrak 5G dari tiga operator selular China.

Pengumuman 100 kesepakatannya juga sangat tertinggal di belakang saingan Eropa Ericsson. Vendor asal Swedia itu mengatakan telah mencapai kontrak sebanyak itu pada Agustus lalu.

Selain vendor mapan Ericsson dan Huawei, Nokia juga menghadapi persaingan dari pemain lain seperti Samsung yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Rakasasa asal Korea Selatan itu baru-baru ini mencapai kesepakatan untuk membangun jaringan 5G berskala besar dengan operator AS Verizon.

Meski menghadapi tantangan yang semakin ketat dengan pesaing-pesaing terdekatnya, tak diragukan lagi bahwa tercapainya 100 kontrak 5G memberikan tambahan energi bagi Nokia. Pencapaian itu juga membuktikan perubahan kepemimpinan di Nokia berdampak positif.

Seperti diketahui, pada Agustus lalu Nokia mengumumkan naiknya Pekka Lundmark, sebagai CEO baru menggantikan Rajeev Suri. Walaupun menghadapi tantangan yang tak ringan, mengingat kinerja Nokia yang menurun sejak beberapa tahun terakhir, namun Pekka diuntungkan dengan situasi pelik yang kini dialami oleh Huawei.

Meningkatnya resistensi atau penolakan dari banyak negara karena tekanan AS, kemungkinan akan mendorong banyak operator selular untuk menghindari vendor China dalam tender 5G mereka yang akan datang. Kondisi tersebut jelas memberikan peluang besar bagi Nokia, mengingat industri jaringan hanya didominasi oleh segelintir vendor saja.

Categories
Dunia Ponsel

Spesifikasi Realme C17 yang Hadir di Indonesia

Bersamaan dengan Realme 7 Pro, perusahaan juga siap merilis Realme C17 di Indonesia. Acara peluncuran yang digelar secara virtual ini akan membawa anggota baru dari lini seri C di Tanah Air. Realme C17 yang lebih dulu mendarat di India itu membawa keunggulan spesifikasi pada kapasitas baterainya yang besar serta refresh rate layar 90Hz di segmen harga terjangkau. Tak ayal, jika ponsel dijuluki sebagai Realme 7i.

Melansir dari GSMArena, Senin (5/10), Realme C17 mengusung layar seluas 6,5 inci yang memiliki resolusi mendekati fullscreen (HD+) dengan aspek ratio 20:9. Layarnya juga membawa 8MP In-Display Selfie Camera untuk pertama kalinya di lini seri C.

Melengkapi kinerja baterai, Realme menambahkan pengisian daya cepat 18W sebagai salah satu Realme C17. Perangkat tersedia dalam dua warna, yakni Green Lake dan Navy Blue. Ponsel ini resmi dibanderol dengan harga 15,990 Taka atau setara Rp2,8 juta.

Baca juga:  Tanggal Rilis Realme 7 Pro di Indonesia

Meski sebagian spesifikasi sudah terungkap, belum diketahui apakah Realme C17 yang akan masuk Indonesia akan sama persis dengan versi India. Sejauh ini, Realme hanya menyebutkan beberapa bocoran dari C17 yang akan tiba di Tanah Air.

“Di tanggal yang sama, realme juga akan meluncurkan realme C17 “Memori Cadas, Layar Super” dengan konfigurasi memori besar 6GB+256GB, 90Hz Ultra Smooth Display dan In-Display Selfie untuk pertama kalinya dalam realme Seri C.” demikian bunyi pertanyaan resmi Realme, Senin (5/10).

Untuk mengetahui lebih lanjut, Kita simak peluncuran Realme C17 di Indonesia pada Rabu, 14 Oktober dengan tema “65W Charging Evolution” pukul 13:03 WIB melalui siaran langsung dari channel YouTube, Twitter, Instagram, Facebook realme Indonesia dan realme.com.

Categories
Dunia Ponsel

Tanggal Rilis Realme 7 Pro di Indonesia

Setelah sukses meluncurkan Realme 7 dan Realme 7i beberapa waktu lalu, kali ini Realme menyiapkan kejutan lainnya dengan menghadirkan seri Pro ke Indonesia. Perangkat bernama Realme 7 Pro itu akan hadir lewat acara peluncuran secara virtual pada tanggal 14 Oktober, pekan depan.

“Hari ini, tim kami sangat bangga mengumumkan bahwa realme 7 Pro dengan 65W SuperDart Charge akan diluncurkan di Indonesia pada 14 Oktober melalui live streaming. Kami sangat bangga mempersembahkan realme 7 Pro dengan semua serba pertama di seri angka Pro untuk memberikan pengalaman smartphone flagship terbaik di kelasnya.” kata Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia, kepada kami, Senin (5/10).

Smartphone ini dilengkapi dengan kamera selfie dengan resolusi tinggi 32MP serta konfigurasi terbaru 64MP Quad Camera dengan Sony IMX682 yang akan memberikan pengalaman memotret level pro ala smartphone flagship. Selain konfigurasi quad-camera terbaru, Realme 7 Pro juga hadir dengan tiga filter malam baru yang paling ditunggu-tunggu: Cyberpunk, Flamingo dan Modern Gold serta beberapa fitur perekaman menarik lainnya.

Perangkat membawa layar Super AMOLED 6,4 inci yang lebih jernih, tajam dan jelas bagi pengguna saat menonton video atau melihat gambar. Terlebih, mmiliki kamera In-Display yang membuat rasio layar lebih besar untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih imersif. Menariknya, fitur NFC di Realme 7 Pro dihadirkan khusus untuk pasar Indonesia. Selain itu, Realme 7 Pro juga telah lulus verifikasi TÜV Rheinland Smartphone Reliability yang mencakup banyak skenario penggunaan umum.

Unruk mengetahui lebih lanjut, catat tanggalnya dan saksikan peluncuran Realme 7 Pro pada tanggal 14 Oktober pekan depan, pukul 13:03 WIB melalui siaran langsung dari channel YouTube, Twitter, Instagram, Facebook realme Indonesia dan realme(dot)com.

Categories
Dunia Ponsel

Huawei Siap Rilis Chipset Terakhir

Huawei dikabarkan siap merilis chipset andalan terakhir perusahaan, yakni Kirin 9000.

Laporan terbaru mengklaim bahwa Huawei bakal menghadirkan prosesor Kirin 9000 pada bulan (Oktober) ini. Besar kemungkinan chip pintar itu bakal meluncur bersamaan dengan Huawei Mate 40, seperti dilaporkan Gizchina, Minggu (4/10).

Baca juga:  Huawei Mate X2 Segera Meluncur

Tentu saja, seri Mate 40 akan menjadi yang pertama menggunakan chip ini. Diharapkan Kirin 9000 terbenam pada Huawei Mate 40, Mate 40 Pro, Mate 40 Pro +, dan mungkin Edisi Porsche. Selain itu, ada juga laporan bahwa tablet andalan Huawei akan menggunakan chip ini. Ini cukup mengejutkan mengingat ketersediaan Kirin 9000 SoC yang hanya terbatas.

Menurut sumber di rantai pasokan, Huawei menempatkan 15 juta pesanan Kirin 9000 ke TSMC. Namun karena keterbatasan waktu produksi, TSMC tidak dapat memproses pesanan secara penuh sebelum batas larangan. Produsen chip asal Taiwan itu hanya mampu mengirimkan 8,8 juta unit.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa TSMC tidak akan dapat melakukan transaksi bisnis apa pun dengan Huawei setelah tanggal 15 September. Hal ini disebabkan oleh larangan AS terbaru terhadap Huawei. Ini juga berarti bahwa TSMC tidak dapat lagi terus memproduksi prosesor Kirin. Dengan kata lain, Kirin 9000 menjadi andalan terakhir perusahaan.

Categories
Dunia Ponsel

5 Smartphone Oppo dengan Refresh Rate Tinggi

Seiring populernya smartphone gaming, komponen layar kini menjadi perhatian utama calon pembeli (bersama RAM dan prosesor). Layar dengan refresh rate tinggi memungkinkan animasi atau gerakan yang terjadi di layar menjadi lebih mulus lagi.

Berbeda dengan 60Hz, refresh rate 90Hz memungkinkan layar memproduksi lebih banyak frame setiap detiknya. Aktivitas scrolling jauh lebih mulus.

Sejak tahun lalu, smartphone dengan layar 90Hz sampai 120Hz telah edar di Indonesia, namun terbatas pada segmen premium. Tahun ini, teknologi itu telah merambah ke smartphone menengah, hingga entry level.

Meski belum tersedia banyak, masyarakat sudah bisa menemukan smartphone dengan layar 90Hz cukup mudah, contohnya dari brand Oppo. Kali ini kami akan memberi panduan belanja lima smartphone Oppo dengan layar resfresh rate tinggi.

Smartphone Oppo dengan layar 90Hz tersebar di semua segmen harga, mulai dari Rp2 jutaan. Berikut daftar lima smartphone Oppo dengan atau layar 90Hz:

1. Oppo A33
2. Oppo A53
3. Oppo Reno4 Pro
4. Oppo Find X2 Pro
5. Oppo Find X2

Oppo A33

Meluncur akhir September 2020, A33 merupakan smartphone Oppo dengan layar 90Hz paling terjangkau. Tersedia dalam 2 pilihan warna Moonlight Black dan Mint Cream, perangkat dijual dengan harga Rp2.299.000.

Harga Oppo A33

Perangkat mendukung kecepatan 90Hz refresh rate dan 120Hz touch sampling rate untuk pengalaman game dan multimedia yang lebih halus dan responsif.

Melongok spesifikasinya, A33 membawa RAM LPDDR4X 3GB dan penyimpanan berbasis UFS 2.1 sebesar 32GB, yang bisa diperluas hingga 256GB dengan MicroSD.

Panel depan HD+ 6,5 inci dihiasi kamera punch hole 8MP. Sementara untuk kamera utama, produk ini membawa 13MP kamera utama, 2MP kamera makro dan 2MP kamera bokeh.

Oppo A33 termasuk dalam perangkat pertama di Indonesia yang hadir dengan membawa prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 460, yang baru diperkenalkan ke publik pada awal tahun 2020. Snapdragon 460 menawarkan kinerja tinggi dengan efisiensi daya yang cukup rendah.

Perangkat membawa baterai berkapasitas 5000mAh hadir dikombinasikan dengan pengisian daya cepat 18W. Efisiensi daya dilengkapi dengan fitur Super Power Saving Mode yang dapat memperpanjang masa pakai perangkat walau dengan sisa baterai sebesar 5%.

Oppo A53

Oppo A53 hadir dalam dua pilihan warna Fancy Blue dan Power Black dan dua varian memori. Perangkat dijual dengan harga Rp3.099.000 (6/128) dan Rp2.499.000 (4/64).

Sudah mendukung refresh rate 90Hz dan 120Hz touch sampling rate, ponsel ideal untuk pengalaman game dan multimedia yang lebih halus dan responsif.

A53 membawa RAM LPDDR4X 6GB dan penyimpanan berbasis UFS 2.1 sebesar 128GB dan masih dapat diperluas hingga 256GB dengan MicroSD.

Bersama A33, A53 membawa prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 460. Snapdragon 460 menawarkan kinerja tinggi dengan efisiensi daya yang cukup rendah.

Baterai berkapasitas 5000mAh hadir dikombinasikan dengan pengisian daya cepat 18W pada perangkat ini. A53 juga dilengkapi dengan fitur Super Power Saving Mode yang dapat memperpanjang masa pakai perangkat walau dengan sisa baterai sebesar 5%.

Kamera punch hole 16MP di bagian depan membuat visual layar beresolusi HD+ 6.5 inci, tampil lebih maksimal. Untuk kamera belakang, A53 membawa 13MP kamera utama, 2MP kamera makro dan 2MP kamera bokeh.

Oppo Reno4 Pro

Smartphone menengah Oppo yang mendukung layar 90Hz adalah Reno4 Pro. Hadir dalam dua pilihan warna, Starry Night dan Silky White, ponsel dibanderol Rp7.999.000 (RAM 8/256GB).

Berbeda dengan Reno4, smartphone versi Pro ini memiliki refresh rate 90Hz yang membuat pengalaman menyentuh layar akan semakin mulus dan lancar. Oppo Reno4 Pro juga punya desain lubang di sisi pojok atas kanan layar sebagai tempat kamera selfie 32MP.

Perangkat menampilkan layar Super AMOLED E3 6,5 inci dengan dibekali dengan kamera belakang 48MP, serta tampilan AI Color Portrait Photo / Video efek monokrom hanya pada latar belakang dan tetap mempertahankan warna pada subyek.

Perangkat dipacu prosesor Qualcomm Snapdragon 720G dengan sistem operasi Android 10 dan antarmuka ColorOS 7.2. Sementara kapasitas baterainya 4.000mAh, Reno4 Pro juga mendukung pengisian daya cepat VOOC Flash Charge 65W.

Baca juga:  Oppo Reno4 Kini Hadir dalam Tiga Warna

Oppo Find X2 Pro

Edar di Indonesia Maret 2020, Oppo Find X2 Pro dilengkapi dengan refresh rate lebih tinggi di jajaran Oppo. Hadir dalam dua pilihan warna, Tea Orange dan Dark Sea, ponsel dibandrol dengan harga Rp17.999.000.

Kamera Find X2 Series

Sebagai flagship, ponsel menampilkan layar 120Hz (bukan 90Hz), resolusi QHD+ Amoled, 6.7 inch, dan sudah terlindungi panel Corning Gorilla Glass generasi keenam.

Untuk fotografi, Find X2 Pro didukung sensor kamera 32MP, rear kamera 13MP Periscope Telephoto Camera, dan 48 Ultra Wide Angle Camera.

Menunjang kinerjanya, perangkat didukung prosesor Snapdragon 865 dipadu RAM 12GB dan penyimpanan internal 512GB. Baterai Oppo Find X2 Pro 4260mAh, Super VOOC 2.0 65W.

Oppo Find X2

Selain “Pro”, Oppo juga merilis model standar Find X2 di Indonesia. Keduanya mengusung sejumlah persamaan seperti layar 120Hz QHD+ Amoled, 6.7 inch, teknologi pengisian daya 65W, Super VOOC 2.0 dan platform flagship Snapdragon 865.

Find X2 hadir dalam dua varian warna yakni Dark Sea dan Blue Wave, dengan harga Rp14.999.000.

Di sector fotografi, ponsel didukung sensor kamera 32MP, rear kamera 13MP Periscope Telephoto Camera, dan 12MP Ultra Wide Angle Camera.

Untuk memory, Find X2 memiliki RAM 12GB dan storage 256GB. Sementara baterai Find X2 berkapasitas 4200mAh, lengkap dengan Super VOOC 2.0 65W.

Categories
Dunia Ponsel

Bocoran Kamera Poco C3 Jelang Peluncurannya

Jelang peluncurannya pada 6 Oktober nanti, perusahaan baru saja mengunggah sebuah teaser bocoran kamera Poco C3.

Menurut video teaser tersebut, Poco C3 akan menampung modul tiga kamera di bagian belakang yang ditempatkan di dalam modul berbentuk squircle. Selain ketiga sensor tersebut, ada lampu kilat LED di dalam modul juga.

Mengenai lensa, terlihat sensor utama 13MP bersama dengan makro dan unit sensor kedalaman. Poco menggoda smartphone dengan hashtag #TheGameChanger. Tepat di bawah modul, Anda dapat melihat branding Poco. Gambar teaser juga mengungkapkan desain dua warna yang akan ditanggung perangkat tersebut.

Lebih lanjut, teaser tersebut tidak membicarakan hal lain selain dari spesifikasi kamera belakang. Sementara, melansir dari Gizmochina (4/10), Poco C3 disebut-sebut sebagai rebranding dari Redmi 9C. Redmi 9C sendiri hadir dengan layar HD+ seluas 6,53 inci dan chipset Helio G35 di bawahnya.

Baca juga:  Poco X3 NFC Resmi Besut Snapdragon 732G

Ponsel pintar itu juga dilengkapi dengan pengaturan tiga kamera yang menampilkan sensor utama 13MP, makro 2MP, dan unit sensor kedalaman 2MP. Untuk selfie dan video call, perangkat ini membawa kamera depan 5MP. Ponsel ini mendapatkan tenaganya dari kapasitas baterai 5.000 mAh yang besar.

Poco C3 sendiri baru akan dirilis di India pada 6 Oktober mendatang. Belum diketahui apakah ponsel dengan julukan ‘Game Changer’ itu akan mendarat di Indonesia.

Categories
Dunia Ponsel

Bocoran Harga Jajaran iPhone 12

iPhone 12 termasuk salah satu smartphone yang paling dinantikan di 2020, namun Apple saat ini masih belum mengungkapkan tanggal peluncurannya. Selama beberapa bulan terakhir, banyak informasi tentang handset ini bermunculan dari berbagai sumber. Sekarang, bahkan harga iPhone 12 sudah beredar di internet.

Menurut bocoran, akan ada 4 model penerus iPhone 11, meliputi iPhone 12 Mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max. Dari jumlah tersebut, dua perangkat pertama akan mulai dari 64GB dan maks pada 256GB. Di sisi lain, varian dasar dari dua model Pro yang tersisa akan menampilkan 128GB, sedangkan versi kelas atas mereka akan datang dengan 512GB.

1. iPhone 12 Mini
64 GB – $ 649 (Rp9,6 Juta)
128 GB – $ 699 (Rp10,4 juta)
256 GB – $ 799 (Rp11,9 juta)

2. iPhone 12
64 GB – $ 749 (Rp11,1 juta)
128 GB – $ 799 (Rp11,9 juta)
256 GB – $ 899 (Rp13,3 juta)

3. iPhone 12 Pro
128 GB – $ 999 (Rp14,9 juta)
256 GB – $ 1.099 (Rp16,3 juta)
512 GB – $ 1.299 (Rp19,3 juta)

4. iPhone 12 Pro Max
128 GB – $ 1.099 (Rp16,3 juta)
256 GB – $ 1.199 (Rp17,8 juta)
512 GB – $ 1.399 (Rp20,8 juta)

Baca juga: iPhone 12 Akan di Rilis dalam 5 Model?

Sejauh ini, bocoran harga diatas terbilang paling lengkap. Pasalnya, iPhone 12 mini sudah masuk dalam daftar. Rumor sebelumnya hanya menyebut harga iPhone bakal lebih mahal lantaran adanya jaringan 5G.

Kabarnya, Apple bersiap untuk memulai produksi massal seri iPhone 12, seperti dilaporkan Nikkei Asia Review. Perusahaan berharap dapat membuat 80 juta unit iPhone 12 5G pada akhir tahun, tetapi proyeksi realistisnya mendekati 73-74 juta. Sisanya kemungkinan akan diproduksi pada awal 2021.

Untuk tanggal peluncurannya sendiri, digadang-gadang pada 13 Oktober mendatang. Namun hingga kini, Apple masih belum memberikan tanda-tanda adanya peluncuran perangkat baru. Kita tunggu saja.

Categories
Dunia Ponsel

Daftar 5 Smartphone Samsung Seri A dan Harganya

Samsung termasuk aktif dalam merilis perangkat Galaxy Seri A di Indonesia. Paduan daftar harga Samsung Seri A berikut ini bisa menjadi pilihan bagi Kalian yang memang ingin memiliki perangkat baru.

Kami sudah merangkum 5 harga smartphone Samsung seri A yang bisa menjadi referensi Kalian. Terutama, semua smartphone pintar ini bisa Kalian dapatkan di e-commerce yang memiliki penawaran harga menarik.

1. Samsung Galaxy A31

SAMSUNG GALAXY A31, Harga samsung seri A

Samsung Galaxy A31 dibanderol Rp3.780.000. Perangkat ini mengusung RAM 6GB dan Memori 128GB, baterai 5000mah serta teknologi NFC. Untuk kebutuhan visual, A31 menyajikan layar FHD+ seluas 6,4 inci dilengkapi dengan pemindai sidik jari pada layar.

Samsung A31 juga membawa 4 kamera utama, perpaduan dari 48MP, 5MP, 8MP dan 5MP. Sedangkan, di bagian depan bertengger lensa 20 Megapiksel.

2. Samsung Galaxy A11

Samsung Galaxy A11

Samsung Galaxy A11 dijual seharga Rp1.920.000 dalam situs e-commerce saat ini. Dengan harga tadi, A31 mengemas susunan tiga kamera yang salah satunya merupakan lensa Wide-Angle, RAM 3GB/ ROM 32GB, Fast Charging 15W, serta layar Infinity-O Display seluas 6,4 inci.

Di sektor dapur pacu, perangkat mengemas baterai 4000mAh serta RAM 2GB dan penyimpanan internal 32GB.

Baca juga:  Samsung Galaxy S21 Ultra Diperkirakan Usung Kamera 108MP

3. Samsung Galaxy A71

Samsung Galaxy A71, Harga Samsung Seri A

Samsung mematok harga Rp6.110.000 dalam situs e-commerce. Ini merupakan harga khusus yang ditawarkan sejumlah e-commerce resmi Samsung. Perangkat ini bertenaga Snapdragon 730G dengan memori 8/128GB.

Di balik cangkang, Samsung menambahkan baterai 4500mAh dengan teknologi NFC untuk alat pembayaran digital. Sistem kameranya sudah mengikuti tren masa kini berbalut persegi yang menjadi rumah bagi lensa 64MP, 12MP dan 5MP.

4. Samsung Galaxy A01 Core

Harga Samsung Seri A

Samsung A01 Core muncul di situs e-commerce dengan harga mulai Rp868.000 dengan RAM 1GB/16GB. Walau terjangkau, perangkat Samsung ini sudah membawa layar HD+ seluas 5,3 inci dengan bodi bertekstur Mate.

Itu didukung lensa 8MP di bagian belakang dan 5MP di bagian depan. Di balik cangkang, A01 Core mengusung prosesor milik MediaTek dengan dilengkapi baterai 3000mAh serta triple slot, (Dual nano SIM + slot Micro SD).

5. Samsung Galaxy A01

Harga Samsung Seri A

Samsung Galaxy A01 dijual Rp1.248.000. Harga ini sudah termasuk potongan, dimana sebelumnya berbanderol Rp1.499.000. Kesempatan ini mungkin tak bisa Kalian lewatkan, terutama yang ingin memiliki smartphone Samsung dengan Dual Camera (13MP+2MP) dan RAM 2/16GB.

Di balik cangkang, ponsel pintar itu mengemas prosesor Snapdragon 439 serta baterai 3000mAh. Sayangnya, Samsung tak menyertakan pemindai sidik jari. Untuk menggantikan itu, tersedia Face Unlock sebagai akses keamanan tambahan.