Categories
Dunia Ponsel

3 Kerusakan yang Umum Ditemui di Handphone Android

Barang elektronik tidak terpisahkan dari yang namanya kerusakan.Seberapa pun kalian hati-hati dalam memakainya, pasti ada saja gangguan yang kalian hadapi.

Masing-masing ponsel pintar memiliki titik lemah sendiri dalam perangkat. kesempatan kali ini akan membahas keluaran Android dan kerusakan yang umum terjadi pada ponsel tersebut.

1. Port charger atau port USB connector

Gangguan pada hardware bukan hal asing yang ditemui oleh pengguna Android. Sering kali masalah terletak pada port charger yang nggak berfungsi dengan baik. Penyebab dari gangguan ini adalah kebiasaan menggunakan ponsel sambil mengisi daya baterai, serta mengabaikan posisi USB yang nggak sejajar dengan sambungan charger. Masalah ini juga bisa timbul bila ponsel terjatuh atau terkena air.

Baca juga: 5 Fungsi Lain Mode Pesawat di Smartphone kalian

Untuk memperbaiki kerusakan ini, kamu bisa ke tempat reparasi Android. Di tempat-tempat service nonresmi, biayanya bisa lebih murah, sekitar Rp80 ribu sampai Rp200 ribu. Tergantung jenis smartphone dan seberapa parah kerusakan yang terjadi.

2. LCD pecah

Penyebab paling utama dari pecahnya LCD adalah karena jatuh, tergencet, terbanting, atau terhantam benda keras. Biasanya tidak akan langsung terlihat. Namun, setelah beberapa lama, kalian bakal mulai menyadari adanya perbedaan di layar. Bila gradiasi warna pada layar tiba-tiba menjadi sangat kontras atau mirip cat bocor, itu tandanya ponsel Android kalian harus segera berobat.
Sayangnya, kalian tidak punya pilihan banyak untuk mengatasi LCD pecah. Mau nggak mau, kalian harus mengganti LCD yang rusak tersebut. Kisaran harganya Rp200 ribu sampai Rp5 juta. Harga itu bergantung pada tipe smartphone dan kualitas layar. Kalau sudah terlalu tinggih, sih, mending sekalian ganti ponsel.

3. Disfungsi layar sentuh

Semua ponsel pintar itu berlayar sentuh, jadi bila layar sentuh ponselmu terganggu atau nggak berfungsi dengan baik, sama saja dengan nggak bisa menggunakannya sama sekali.
Disfungsi touchscreen pada Android sering kali terjadi bersamaan dengan rusaknya LCD akibat benturan yang keras. Namun, ini juga tergantung apakah ponselmu memiliki LCD dan touchscreen yang sepaket atau nggak. Bila sepaket, tentu biaya yang kalian keluarkan bakal lebih besar.
Untuk memperbaiki touchscreen yang rusak, kalian bisa ke tempat service. Kalian bisa menyiapkan Rp100 ribu sampai Rp800 ribu (bila kerusakan terpisah). Namun, bila LCD dan touchscreen kalian satu paket, kalian harus merogoh kantong sekitar Rp300 ribu sampai Rp5 juta.

Itulah beberapa kerusakan umum yang biasanya terjadi pada ponsel Android. Kerusakan atau gangguan terkadang memang nggak terhindarkan. Pada satu masa, ponsel memang bisa saja rusak karena banyak faktor. Karena itu, akan lebih baik bila kalian memiliki dana khusus untuk mengatasi masalah emergensi seperti ini.